Hukum & Kriminal

Cegah Penyebaran Covid-19

Kapolres Tuban Minta Warga Tidak Wira-wiri

Tuban (beritajatim.com) – Meski di wilayah Kabupaten Tuban masih belum termasuk dalam zona merah Covid-19 atau penyebaran virus corona, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban terus berupaya melakukan sosialisasi guna pencegahan penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran virus corona itu.

Dalam kegiatan sosialisasi untuk menekankan Physical Distancing atau menjaga jarak fisik Kapolresa Tuban langsung turun ke lapangan terutama di wilayah pemukiman padat penduduk. Yang mana sosialisasi itu dilakukan secara bersama-sama dengan TNI dan juga Satpol PP Tuban guna menjaga wilayah Tuban supaya tetap aman dari penyeberan virus corona, Jumat (27/3/2020) malam.

Selama sekitar satu minggu terakhir, pihak jajaran Polres Tuban bersama dengan Pemkab Tuban dan juga TNI Kodim 0811 Tuban sudah terus bergerak untuk mencegah penyerabaran virus corona. Yakni dengan cara melakukan sosiasi di tempat-tempat umum, mendatangi tempat nongkrong, cafe serta membubarkan kerumunan masyarakat.

Dalam sosialisasi kali ini, Kapolres Tuban bersama dengan Kodim 0811 Tuban dan juga Pemkab Tuban mendatangi kawasan penukiman padat penduduk yang ada di kawasan Tuban. Salah satunya titik sosialisasi Physical Distancing ini adalah kawasan Perumahan Tuban Akbar yang ada di Kelurahan Perbon, Kota Tuban.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tuban untuk mengikuti semua anjuran yang sudah disampaikan oleh pemerintah terkait dengan Physical distancing maupun upaya melaksanakan hidup sehat. Dan menghindari adanya kerumunan banyak orang.

“Kami minya agar warga jangan wira wiri, kalau keluar rumah harus benar-benar ada kepentingan saja dan memakai masker serta mematuhi aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah. Diberlakukannya peraturan ini supaya masyarakat bisa memahami kondisi sekarang, dan demi kebaikan bersama,” terang AKBP Ruruh Wicaksono, saat melakukan kegiatan itu.

Kegiatan tersebut akan terus dilakukan oleh pihak Polres Tuban guna memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya untuk saling menjaga. Sehingga di wilayah Kabupaten Tuban ini tidak sampai ada warga masyarakat yang terkena virus corona.

“Kami berharap peraturan ini bisa diterima oleh masyarakat. Karena dengan Social Distancing maupun Physical distancing ini penyebaran virus corona bisa ditekan sehingga penularannya juga bisa dicegah,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun beritajatim.com dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bahwa per tanggal 27 Maret 2020 bahwa di wilayah Kabupaten Tuban terdapat dua orang Pasian Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) terkait Covid-19 itu sebanyak 121 orang dengan jumlah 68 orang yang dinyatakan telah selesai dipantau. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar