Hukum & Kriminal

Kapolres Ponorogo Kunjungi Pos Pam dan Himbau Masyarakat Tidak Terbangkan Balon Udara

Ponorogo (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah Kapolres Ponorogo AKBP Radiant bersama ketua Bhayangkari Ponorogo membagikan bingkisan lebaran kepada anggota yang sedang bertugas di pos pengamanan (pos pam) dan pos pelayanan (pos yan) operasi Ketupat Semeru 2019. Pemberian bingkisan ini, menurutnya bisa sebagai sebuah motivasi bagi anggota. Merasa dihargai saat bertugas mengamanakan jalannya lebaran kali ini.

Adapun lokasi Pos Pam dan Pos Yan yang dikunjungi Pos Pam Salju Buana 902, Terminal Seloaji Ponorogo, Tugu Perbatasan Mlilir Ponorogo, Pos Pam Dengok 905, Pos Yan Pasar Legi Songgolangit serta Pos Yan Depan Masjid Agung Aloon-aloon Ponorogo. “Semoga bingkisan yang diberikan kepada anggota ini bisa bermanfaat,” kata AKBP Radiant, Selasa (4/6/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Radiant mengungkapkan kepada awak media bahwa terkait tradisi penerbangan balon udara tanpa awak untuk tidak dilakukan pada lebaran nanti. Karena tradisi tersebut mengganggu keamanan dan keselamatan dalam dunia penerbangan.

Polres Ponorogo, kata Radiant jauh-jauh hari sudah melakukan upaya sosialisasi dalam rangka mencegah masyarakat menerbangkan balon udara tanpa awak. “Kami juga pasang banner tentang bahayanya menerbangkan balon udara,” katanya.

Disamping mengganggu keamanan dan keselamatan penerbangan. Balon udara tanpa awak juga bisa menyebabkan kebakaran hutan dan korsleting listrik jika balon tersebut jatuh mengenai kabel listrik. Bagi yang tetap nekat menerbangkan balon udara tanpa awak ini akan ada ancaman pidananya. Seauai dengan undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan dengan ancaman 3 tahun penjara. “Kami tidak 100 persen menghilangkan tradisi ini. Polres Ponorogo bekerjasama dengan dinas terkait rutin mengadakan festival balon yang tentunya aman dan merebutkan hadian jutaan rupiah,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar