Hukum & Kriminal

Kapolres Pamekasan: MoU Komitmen Wujudkan Proses Rekrutmen Bersih dan Transparan

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar (kiri) dalam kegiatan penandatanganan MoU dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2021 di Gedung Kesatria Bhayangkara, Jl Stadion 81, Kamis (8/4/2021).

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar menegaskan penandatanganan kerjasama dalam bentuk Memoramdum of Understanding (MoU) dalam rangka penerimaan terpadu anggota Polri 2021, sebagai bentuk komitmen Polri mewujudkan proses penerimaan anggota baru bersih dan transparan.

Hal tersebut disampaikan di sela kegiatan penandatanganan nota kesepakatan bersama sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan, di Gedung Kesatria Bhayangkara Polres Pamekasan, Jl Stadion 81, Kamis (8/4/2021) kemarin.

“Kerjasama ini sengaja melibatkan sejumlah pihak sebagai upaya untuk bersama mewujudkan proses penerimaan anggota baru bersih dan transparan. Terlebih saat ini sudah memasuki tahap verifikasi administrasi,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.

Dalam kesepakatan tersebut, penandatanganan MoU dilakukan bersama sejumlah instansi terkait. Di antaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendik Capil), Kantor Kementerian Agama (Kemenag), serta salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di wilayah setempat.

“Jadi untuk saat ini memasuki tahap pemberkasan surat-surat dan lainnya, sehingga kami berupaya untuk melibatkan sejumlah instansi terkait untuk bersama-sama mengawasi proses rekrutmen ini. Termasuk bersama mengecek keaslian administrasi dari para pendaftar,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan proses rekrutmen dengan melibatkan instansi lain sebagai bentuk tanggungjawab sekaligus komitmen Polri mewujudkan proses rekrutmen personil baru tanpa unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme alias KKN.

“Penandatanganan ini menandakan bahwa Polri siap melaksanakan rekrutmen dengan baik tanpa ada KKN, sekaligus membuktikan bahwa penyelenggaraan penerimaan anggota Polri bersih dan transparan. Kita mempunyai prinsip tes; bersih, transparan, akuntabel dan humanis, termasuk clean and clear,” tegasnya.

Dari itu pihaknya berharap penandatanganan MoU tersebut nantinya dapat berjalan baik dan lancar, sekaligus dapat mewujudkan cita-cita korp baju cokelat dalam proses rekrutmen anggota baru. “Jadi prinsipnya bagi kami, semua sama dan diperlakukan sama tanpa pilih kasih,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proses pendaftaran penerimaan anggota Polri Tahun 2021, digelar dalam beberapa pekan terakhir dan dilakukan secara online. Terhitung sejak 19 Maret hingga 1 April 2021, serta dibuka untuk umum dari tiga program berbeda, yakni Taruna Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar