Hukum & Kriminal

Kapolres Malang Ultimatum Warga Langgar Jam Malam

Malang (beritajatim.com) – Kepala Polisi Resor Malang AKBP Hendri Umar mengeluarkan ultimatum bagi warga Kabupaten Malang yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah untuk berdiam diri dirumah selepas pukul delapan malam.

“Kami berikan ultimatum bahwa malam ini adalah malam terakhir. Apabila kami masih menemukan aktifitas masyarakat yang tidak urgent di malam hari, kami akan tindak tegas. Kita siapkan pidana 9 bulan kurungan penjara. Hal itu sesuai pasal 216 KUHP ataupun UU No 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular,” tegas Hendri Umar, Senin (4/5/2020) malam usai mengamankan 75 warga Kabupaten Malang yang nekat kongkow dan nongkrong di cafe tanpa kepentingan yang mendesak.

Penjara 9 bulan akan diterapkan bagi masyarakat yang sudah pernah terjaring razia dan berkerumun tanpa kepentingan urgent. Setelah di data dan membuat surat pernyataan, warga diperbolehkan pulang.

Namun, lanjut Hendri, apabila warga yang sudah membuat pernyataan untuk bersedia tinggal di rumah saja tapi kembali terjaring razia, tindakan tegas penjara 9 bulan akan diberlakukan.

“Apabila ada masyarakat yang masih ngeyel berada diluar rumah pada malam hari tanpa kepentingan urgent, kita tindak tegas. Kita sudah punya data penduduk yang melakukan aktifitas keluar rumah di malam hari. Dan seandainya besok malam kita temukan orang yang sama melakukan aktifitas keluar rumah, akan kita kenakan hukuman pidana,” kata Hendri.

Hendri membeberkan, penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Malang saat ini cukup tinggi. Dimana 35 orang di Kabupaten Malang sudah positif terpapar Covid-19.

Dari 75 warga yang terjaring razia malam ini, 25 orang secara acak dilakukan rapid test. “Dari 75 orang yang kita amankan, sekitar 25 orang langsung kita lakukan rapid test. Alhmdulillah hasilnya negatif atau belum ada reaksi yang mengarah ke Covid-19,” urainya.

Hendri menambahkan, ultimatum agar warga tidak keluar rumah selepas pukul delapan malam, untuk mengikis angka penyebaran virus Corona yang terus naik di Kabupaten Malang.

“Kalau aktifitas disiang hari kami tidak bisa mencegah, namun tetap kami tegaskan pada masyarakart untuk tetap menjaga jarak dan pakai masker. Namun selepas pukul delapan malam, harus sudah ada dirumah. Jangan beraktifitas keluar rumah yang tidak urgent di malam hari,” pungkasnya. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar