Hukum & Kriminal

Kapolres Lumajang: SWI Tetapkan PT AI Bisnis Investasi Illegal

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban saat mengecek hasil penyitaan BB di rumah Bos PT. Amoeba Internasional Kediri.

Lumajang (beritajatim.com) – Disaat Polres Lumajang terus mengusut bisnis illegal dari PT AI member dari bisnis Qnet dan menetapkan Direkturnya, K sebagai Tersangka. Satgas Investasi Illegal (SWI) juga mengeluarkan rilis mengenai bisnis PT AM masuk daftar hitam.

“Alhamdulillah, dari Siaran Pers SWI Oktober Lampiran I Daftar Entitas Investasi Ilegal yang ditangani Satgas Waspada Investasi, PT AM dinyatakan Illegal,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban pada wartawan, Selasa (8/10/2019).

Masih kata dia, dirinya sang bersyukur pihak Satgas Waspada Investasi telah menyatakan PT AI sebagai investasi illegal.

Dia sangat mengapresiasi pihak OJK, pasalnya telah memasukan PT AI sebagai daftar hitam sebagai investasi illegal.

“Dengan demikian masyarakat luas tak perlu bertanya-tanya lagi tentang legalitas dari PT AI,  karena OJK sebagai pihak yang sangat berkompeten dibidangnya telah menyatakan perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang illegal,” paparnya.

Arsal mengaku memang sangat aktif berkomunikasi dengan pihak OJK dan Satgas Waspada Investasi untuk menyampaikan fakta-fakta dilapangan tentang bisnis Q-Net yang dijalankan oleh PT AI yang sangat merugikan masyarakat.

Kapolres juga sampaikan tentang Pola kebohongan dalam menawarkan bisnis Q-Netnya dan sistem cuci otak yang dijalankannya sangat berbahaya. Banyak masyarakat kecil yang menjual sawah, menjual sapi bahkan sampai terlilit utang sampai saat ini karena doktrin UGD yang mereka terima.

“Kebohongan mereka menunjukkan rumah-rumah mewah dan mobil-mobil mewah untuk mempengaruhi para member baru,” terangnya. (har/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar