Hukum & Kriminal

Kapolres Gresik Beri Bantuan Sembako Kepada Warga Korban Banjir

Gresik (beritajatim.com) – Imbas hujan yang berintensitas tinggi sejak beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir di Desa Deliksumber  Kecamatan Benjeng Gresik terendam banjir.

Banjir tersebut disebabkan Kali Lamong yang meluap. Sehingga, membuat warga di desa tersebut aktivitasnya terganggu. Pasalnya, air yang meluap mencapai 80 hingga 50 cm.

Menyikapi adanya banjir yang melanda Desa Deliksumber, aparat Kepolisian Resort (Polres) Gresik yang dipimpin AKBP Kusworo Wibowo, bersama ibu Bhayangkari bersama Polwan terjun langsung memberikan bantuan sembako.

Sambil membawa empat perahu karet. AKBP Kusworo Wibowo didampingi istri Cut Laura Kusworo, beserta Wakapolres Gresik, Kompol Dyno masuk ke Desa Deliksumber yang terendam banjir setinggi paha orang dewasa.

“Ada empat perahu karet yang kami bawa untuk evakuasi. Namun, pada kenyataannya sebagian besar warga ingin tidak dievakuasi dan masih ingin bertahan di rumah,” ujar Kusworo, Selasa (7/01/2020).

Mantan Kapolres Jember itu, juga dengan membawa perahut karet membagi-bagikan sembako, nasi bungkus dan air mineral.

“Beberapa sembako, nasi bungkus serta air mineral kami bagikan ke warga yang belum sempat ke pasar saat banjir datang,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarka  laporan yang masuk banjir Kali Lamong yang semakin meluap membuat tiga desa di Kecamatan Benjeng, salah satunya Desa Deliksumber berdampak aktivitas warga setempat lumpuh.

“Ada tiga desa yang terdampak banjir. Salah satunya Desa Deliksumber yang mengalami banjir cukup parah,” imbuhnya.

Saat ditanya mengantisipasi adanya korban jiwa. Dijelaskan Kusworo Wibowo, pihaknya bekerjasama dengan warga yang terdampak banjir agar mau dievakuasi. Sebab, ketinggian air semakin tinggi.

“Kami juga melakukan patroli keliling ke desa yang terdampak banjir. Jika ada warga yang berobat kita siapkan tim kesehatan dan mendirikan posko kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah satu warga Desa Deliksumber, Sri Widati (35) menuturkan, banjir yang melanda desa terjadi pada saat sore hari . Tiba-tiba air datang cepat lalu merendam puluhan rumah warga

“Kejadiannya sangat cepat, air langsung tinggi sewaktu sore tadi dan sekarang sudah mencapai 80 cm,” tuturnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar