Hukum & Kriminal

Kapolda Jatim Terima Bantuan APD dari PT Lippo Karawaci Group

Surabaya (beritajatim.com) -Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melalui Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M,Si, didampingi pejabat utama (PJU) serta kabid humas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerima bantuan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Bantuan yang diberikan kepada Polda Jatim dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui unit bisnisnya yaitu Siloam Hospitals Surabaya, LPKR memberikan donasi berupa 20.000 masker, 1.000 pelindung muka (face shield), dan 5.000 gown kepada kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur.

Penyerahan bantuan tersebut bertempat di gedung Tribrata Polda Jawa Timur, Kamis (17/6/2020), Direktur dan CEO Siloam Hospitals Surabaya dr Maria M. Padmidewi, Sp.PK melakukan penyerahan secara simbolis donasi tersebut kepada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menghargai inisiatif dan kerja sama dari kelompok Lippo dan Siloam Hospitals.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas donasi bagi Polda Jawa Timur. Donasi berupa alat pelindung diri ini sangat berguna dan bermanfaat bagi anggota kami yang terus bertugas melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19,” kata Irjen Muhammad Fadil Imran, Kamis, (17/6/2020).

Sementara itu dr. Maria M. Padmidewi, Sp.PK mengatakan adanya bantuan ini juga merupakan bentuk saling mendukung dari antar pihak atau sektor untuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus corona.

“Petugas polisi juga merupakan ujung tombak terdepan yang terus bekerja untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa pandemi ini. Bantuan ini tentunya akan bermanfaat sebagai perlindungan diri dan juga dapat mengangkat spirit setiap personel kepolisian yang bertugas setiap harinya,” ucap dr. Maria.

Dalam merespons pandemi COVID-19, Siloam Hospitals Surabaya menerapkan protokol kesehatan yang ketat di gedung utama rumah sakit untuk keamanan pasien, pengunjung, dokter, perawat, dan tenaga medis.

Protokol kesehatan tersebut antara lain adalah seperti skrining sebelum masuk rumah sakit, pemisahan pasien bergejala dan tanpa gejala, mewajibkan pemakaian masker, disinfeksi setiap bagian rumah sakit setiap waktu, serta memberlakukan limitasi akses masuk dan jumlah pengunjung rawat inap, tambahnya.

Bagi mereka yang memiliki gejala terpapar COVID-19 dengan riwayat risiko seperti kontak dengan ODP, PDP, atau terkonfirmasi positif COVID-19 maka tenaga medis akan langsung mengarahkan ke area isolasi yang telah dikhususkan.

Selain menerapkan langkah-langkap pencegahan dalam lingkungan rumah sakit, Siloam Hospitals Surabaya ikut serta mengambil bagian dalam menangani pasien COVID-19 dalam area yang dikhususkan, pungkasnya. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar