Hukum & Kriminal

Kampung Tangguh Juga Mampu Tekan Angka Kriminalitas

Kapolrestabes Surabaya Brigjen Pol Sandi Nugroho saat memberikan pemaparan kondisi Kota Surabaya belum lama ini. pFoto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Keberadaan kampung tangguh penanggulangan penyebaran covid-19 ternyata banyak manfaatnya bagi masyarakat. Bagaimana tidak, keberadaan one get sistem atau satu pintu itu bisa menekan angka kriminalitas.

Baik kejahatan kekerasan atau bentrok antar kampung, pencurian, kriminalitas pencurian dalam rumah maupun pencurian sepeda motor di gang. Windi Hartoyo Ketua RW XII, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, menjelaskan, kampungnya memang beberapa kali menjadi sasaran pelaku pencurian sepeda motor.

“Nanun sejak dibikin satu pintu masuk dan keluar, sejak sebulan lebih tak ada tindak kriminal. Kampung jadi aman dan serasa nyaman, karena adanya penjagaan yang dilakukan warga secara swadaya dan gotong-royong,” paparnya kepada beritajatim.com, Jumat (29/5/2020).

Menurunnya angka kriminalitas kampung juga dirasakan oleh RW IV Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir. Sworo Adi Suryanto, Ketua tim relawan Kampung Tangguh yang sekaligus ketua RW 04 menjelaskan, ketenangan warga tak akan terganggu lantaran semua orang keluar masuk lewat satu pintu.

Tak hanya harus mendapatkan semprotan desinfektan dan harus cuci tangan saat memasuki kampung, para tamu atau pengunjung ke warga RW IV juga ditanya maksud dan tujuannya.

“Nah kalau tujuannya gak jelas maka akan diantarkan penjaga keamanan yang tak lain adalah warga sendiri. Jadi saya rasa dan menurut data, tak ada lagu tindak kriminal. Jadi syukur, warga kampung jadi aman dari kriminalitas dan juga Covid-19,” paparnya.

Kapolrestabes Surabaya Brigjen Pol Sandi Nugroho

Pembentukan kampung tangguh tersebut mendapatkan apresiasi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran saat mengunjungi RW 04 Kelurahan Sidotopo beberapa waktu lalu. Selain itu Kapolrestabes Surabaya, Brigjen Pol Sandi Nugroho juga memberikan apresiasi akan ketangguhan warga Surabaya.

Melalui kampung tangguh, mampu menekan angka kekerasan, kejahatan, peredaran narkoba dan juga Covid-19. Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan seluruh warga patuh dan bekerjasama dengan panitia kampung tangguh ini.

“Dengan adanya kerjasama yang apik antara warga, TNI, Polri dan pemerintah daerah, maka warga akan aman, nyaman dan tertata. Sebab tak hanya menekan angka penyebaran virus, tapi berbuah banyak karena menekan angka kejahatan terutama peredaran narkoba,” tandasnya. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar