Hukum & Kriminal

Kakek Cabul Suka Remas Anak SD Ditangkap Polrestabes Surabaya

foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaku pencabulan yang menyasar anak SD di Surabaya ternyata mengaku iseng saat diperiksa petugas PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, belum lama ini.

Pelaku yang diketahui berinisial SAMS (63) ini sudah melakukan perbuatan cabulnya beberapa kali. bahkan jumlah korban yang tak lain anak sekolah SD ini ada empat anak.

Beruntung orangtua dan saudara korban memberanikan diri melaporkan kejadian ini. Hingga akhirnya mendapatkan respons cepat dan pelaku langsung diamankan.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) IPTU Fauzi Pratama menjelaskan, penangkapan pelaku usai korban selesai diperiksa.

“Pemeriksaan korban selesai, pelaku langsung kita amankan. Ternyata pelaku mengaku hanya iseng saja. Tapi yang disayangkan adalah pelaku ini berbuat cabul terhadap anak-anak,” tandasnya kepada beritajatim.com, Kamis (12/11/2020).

Lebih lanjut IPTU Fauzi menjelaskan, pelaku menyasar korban anak-anak karena korban tak melawan. Meski berteriak, sang anak juga tak akan melaporkan atau melakukan tindakan melawan. Hanya saja aksi korban terakhir kepergok orangtua korban yang berada di sekitarnya.

“Memilih anak karena dia iseng dan anak-anak tak melawan. Tapi terakhir beberapa hari lalu pelaku menyasar anak-anak lagi dan ketahuan orangtua korban,” lanjut IPTU Fauzi.

Pelaku pencabulan yang menyasar anak SD di Surabaya ternyata mengaku iseng saat diperiksa petugas PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, belum lama ini.

Seperti data yang disampaikan petugas, pelaku tercatat sudah melakukan pencabulan kepada 4 anak. Keempatnya anak SD kelas 4 sampai 6. Meski ada banyak korban, hanya saja yang melapor ke polisi cuman tiga orang saja.

Tersangka akan dijerat Pasal 82 UU RI No 17 th 2016 Jo UU RI No. 23 th 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang-Undang

“Pelaku saat ini sudah menjalani pemeriksaan dan akan dikenakan pasal pencabulan anak di bawah umur. SUdah kami periksa dan sekarang tinggal melengkapi berkas perkara saja,” pungkasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar