Hukum & Kriminal

Kajati Lantik 15 Kajari di Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mohamad Dofir melantik 15 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah Jawa Timur, Kamis (4/3/2020). Selain Kajari, ada satu Asisten yakni Pembinaan yang juga turut dalam pelantikan tersebut.

Kasi Penkum Kejati Jatim Fathur Rohman menyatakan, 15 Kajari yang dimaksud adalah Setiawan Budi Cahyono (Kajari Sidoarjo) digantikan Arip Zahrulyani, Kajari Tuban Bambang Dwi Murcolono digantikan Suhendri, Kajari Sampang Maskur digantikan Imang Job Marsudi, Kajari Mojokerto Muhammad Hari Wahyudi digantikab Gaos Wacaksono

“Kajari Jember Dr Prima Idwan Mariza digantikan Zullikqr Tanjung, kemudian Kajari Sumenep Djamaluddin digantikan Tyogunawan,” ujar Fathur, Kamis (4/3/2021).

Sementara Kajari Jombang Yulius Sigit Kristanto digantikan Imran, sementara Kajari Probolinggo digantikan Hartono. Kajari Nganjuk Firmansyah Subhan digantikan Nophy Tennopjero South. Kajari Tanjung Perak Wahyu Sabrudin digantikan I Ketut Kasna Dedi. Kajari Ngawi Ali Suhjani digantikan Budi Raharjo. Kajari Tulungagung digantikan Mujiarto. Kajari Bangkalan Emanuel Ahmad digantikan Candra Saptaji. Noeradi Kajari Pacitan digantikan Hendri Antoro dan terakhir Kajari Situbondo.

Kajati Jatim M Dhofir dalam sambutanya menyampaikan prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan bukanlah merupakan kegiatan yang bersifat rutinitas, tetapi lebih merupakan wujud kepekaan institusi dalam menjaga eksistensi organisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan hukum seiring perkembangan zaman.

Dalam setiap penugasan putra-putri terbaik adhyaksa untuk mengisi jabatan tertentu telah melalui proses evaluasi mendalam, pertimbangan yang matang dan penilaian yang obyektif. Semua itu dilakukan untuk memastikan kepiawaian, kredibilitas, kapabilitas, dan kualitas yang dimiliki sehingga dipandang mampu menduduki suatu jabatan untuk mewujudkan terselenggaranya penegakan hukum yang berkeadilan dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Untuk itu saya berpesan untuk melaksanakan hasil rekomendasi Rapat Kerja Kejaksaan Tahun 2020 dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta melaporkan secara tepat waktu. Khususnya terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi, saya tekankan kepada saudara untuk memperhatikan kualitas perkara dan optimalisasi penyelamatan kerugian negara,” pesan Dhofir. [uci/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar