Hukum & Kriminal

Kajari Perak Minta Pencanangan WBK Bukan Hanya Seremonial

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak Surabaya Rachmar Supriady menghimbau agar pencanangan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) bukan semata mata hanya ceremonial tapi harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh semua jajaran Kejari Tanjung Perak.

Hal itu disampaikan Rachmat saat penandatanganan Pakta Integritas yang ditandatangani Kajari Tanjung Perak Rachmat Supriady beserta jajarannya.

Dijelaskan Rachmat, Ada tiga poin pokok dalam penandatanganan Pakta Integritas zona WBK. Diantaranya, bebas korupsi, penataan reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

“Kita hilangkan minimal meminimalisir yang namanya penyalahgunaan upaya upaya korupsi dan memaksimalkan kinerja serta pembenahan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Penandatangan Pakta Integritas WBK ini dilakukan dihalaman gedung Kejari Tanjung Perak dijalan Kemayoran nomor 1 Surabaya.

Selain Kajari, setidaknya ada 49 orang yang ikut tanda tangan dalam pakta Integritas WBK. Mereka diantaranya Kasi Intelijen, Kasi Pidum, Kasi Pidsus, Kasi Datun, Kasi Barang Bukti, Plh Kasubag Pembina serta Jaksa Fungsional dan staf Kejari Tanjung Perak. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar