Hukum & Kriminal

Kabur ke Sleman, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Dibekuk Polisi

Dua pelaku penculikan dan pembunuhan berencana akhirnya tertangkap dan digelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/10/2019). [Foto/istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Lunas sudah pekerjaan rumah (PR) petugas Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan berencana terhadap seorang sales beberapa waktu lalu.

Enam pelaku yang tega menganiaya korban bernama Bangkit Maknutu Dunirat, warga Jalan Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, sudah diamankan oleh Polrestabes Surabaya. Keenam pelaku ini pada Rabu, 16 Oktober 2019 sekira jam 10.00 WIB, membuang jasad korban ke jurang hutan Cangar Bumiaji, Kota Batu.

Dua pelaku bernama Alank Resky Pradana (27) warga Jalan Stasiun, Kecamatan Taman, Sidoarjo dan M.Imron Rusyadi (20) warga Jatirejo, Kecamatan Sugio, Lamongan. “Awalnya sudah ada pertemuan dan akhirnya mendatangi korban bareng rekan saya,” jelas Imron saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/10/2019).

Pelaku Alank Resky Pradana berhasil ditangkap pada Jumat (18/10/2019) sekira jam 08 00 WIB, di Masangan Wetan, Sidoarjo dan M. Imron ditangkap pada Sabtu (19/10/2019) sekira jam 17:30 WIB, di Gamping, Sleman, DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).

Kepada petugas, keduanya mengaku kabur begitu tahu kalau pelaku lainnya ditangkap. Masing-masing M. Imron lari ke Yogya dan sudah bekerja di daearh tersebut. Keduanya juga mengaku kenal dengan otak pelaku penculikan. Dalam menjalankan aksinya masing-masing mendapat upah Rp 200 ribu.

Keduanya pun mengakui ikut melakukan pemukulan dan mengeksekusi serta membuang korban di derah Cangar Kota Batu. “Sama-sama dapat upah 200 ribu, mau karena dimintai tolong dan saya yang punya ide bawa ke Cangar,” kata Imron.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Harapantua Simarmata menjelaskan, inisiatif penculikan ini berawal dari tersangka Rulin Rahayu (32). Dia sakit hati karena saat pacaran dengan korban,  empat tahun lalu, kerap diporoti.

Setelah sepakat, mereka kemudian berkumpul. Selanjutnya, keempat pelaku yakni Rulin Rahaya, Bambang, Alank Resky, Kresna Bayu, serta Bayu dan M.Imron, mendatangi kantor UMC. “Dua pelaku diamankan di dua tempat berbeda, yakni Sidoarjo dan Yogya. Petugas juga menemukan satu senjata tajam penghabisan jenis pedang dan HP milik pelaku yang baru dibekuk itu,” sebut Leonardus.

Dikabarkan sebelumnya, hanya karena sakit hati, pasutri ini bersama pelaku lainya yang berjumlah enam orang tega menganiaya korban, Bangkit Maknutu Dunirat. Empat tersangka berhasil ditangkap lebih dulu yakni Rulin Rahayu (32), Bambang Irawan (27), M Rizaldy Firmansyah (19) dan Kresna Bayu (22). Mereka dijerat Pasal 340 KUHP Sub Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 328 KUHP dan atau Pasal 170 ayat (2) ke 3-e KUHP. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar