Hukum & Kriminal

Kabur ke Bali, Begal Lumajang Roboh ‘Dipatuk’ Tim Cobra

Lumajang (beritajatim.com) – Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap pelaku begal. Dia adalah Muhammad Imron (24), warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, di Pulau Bali. Tersangka salah satu buronan pelaku kejahatan jalanan yang kerap beraksi dan kabur keluar kota usai mendapatkan hasil.

“Tersangka terpaksa dilumpukan dengan timah panas, lantaran melawan saat hendak dibekuk ditempat persembunyiannya,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban pada wartawan, Minggu (24/2/2019).

Menurut dia, penangkapan ini adalah hasil kerja nyata dari Tim Cobra Polres Lumajang. Kejadian begal ini sudah terjadi hampir satu tahun lalu. “Kami tak akan melupakan setiap kejadian yang terjadi di wilayah hukum kami. Jangan main-main dengan tim Cobra Polres Lumajang jika tak mau dipatuk oleh Cobra kami,” Ungkap Kapolres.

Imron adalah otak atas kejadian pembegalan yang berada di Selatan Gor Wira Bhakti Lumajang pada 14 April 2018 dengan barang bukti 1 unit sepeda motor jenis Mio. Selain itu, petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor jenis Beat yang ditengarai barang bukti aksi begal di lokasi Jl. Karang Bendo Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang pada 16 April 2018. Serta satu unit sepeda motor jenis Kawasaki Ninja 2 tak. Kendaraan itu digunakan sebagai sarana untuk melancarkan aksinya.

“Selain pelaku Imron alias Dewo, masih ada dua orang DPO dengan inisial DC dan DF. Saya imbau kepada kedua orang ini agar sesegera mungkin menyerahkan diri ke Polres Lumajang ataupun Polsek terdekat. Karena jika tidak, maka Tim Cobra tak sungkan untuk menciduk kalian kemanapun anda berlari,” tegas Arsal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran sekaligus Ketua Tim Cobra mengatakan, akan terus mengobarkan perang terhadap pelaku kriminal. Data yang masuk kedirinya adalah kejadian menonjol dan saat ini turun drastis dibandingkan beberapa bulan lalu.

“Meskipun demikian, kami tak akan menurunkan intensitas tindakan represif yang memang diperlukan untuk terus memberantas kriminal di wilayah hukum Polres Lumajang,” Tegas Hasran Cobra.

Pelaku sendiri diancam kurungan penjara selama 9 tahun karena terbukti melanggar pasal 365 KUHP atas tindakan tersebut. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar