Hukum & Kriminal

Kabar Percobaan Penculikan Anak di Sidoarjo Adalah Hoax

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho memastikan kabar yang beredar luas di media sosial tentang info penculikan anak di Sidoarjo adalah tidak benar alias hoax.

“Sejak awal beredarnya kabar itu, petugas langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak. Hasilnya, tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (27/11/2019).

Zain menjelaskan, seperti kabar tentang percobaan penculikan anak di tiga lokasi berbeda di kawasan Waru yang banyak beredar media sosial, itu tidak benar.

Polisi sudah klarifikasi ke sejumlah pihak terkait tiga peristiwa tersebut. Hasilnya, tim khusus yang dibentuk untuk menelusuri menyatakan bahwa tidak ada sama sekali peristiwa seperti yang beredar di media sosial itu.

“Keterangan dari beberapa pihak dan saksi di lokasi yang telah kami klarifikasi menyampaikan bahwa kejadiannya tidak sesuai dengan apa yang dikabarkan di media sosial,” papar alumni Akpol 1997 tersebut.

Dari hasil penyelidikan oleh Tim Khusus Polresta Sidoarjo, sebut Zain, terdeteksi bahwa kendaraan dengan nomor polisi yang disebut itu tidak ada di lokasi. “Ini dibuktikan dengan rekaman CCTV dan keterangan beberapa saksi di lokasi,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo menambahkan, anak yang dikabarkan menjadi korban itu juga sudah kami klarifikasi. Dia juga mengaku tidak pernah diajak atau hendak dibawa oleh orang yang tak dikenal.

“Hanya dia sempat ditanya, apakah sudah ada yang menjemput atau tidak, itu saja,” terang Ketua Tim Khusus dalam penyelidikan perkara ini.

Karenanya, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar di media sosial. Tetap harus dicek dulu kebenarannya, alias harus bijak bersedia sosial.

Masyarakat juga diharap tetap tenang karena polisi telah menerjunkan personilnya untuk melakukan patroli dan pengamanan di sekolah-sekolah. Ketika jam masuk dan waktu pulang sekolah untuk memastikan keamanan para siswa. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar