Hukum & Kriminal

Jual Sepeda Motor Rp 800 Ribu, Dua Pemuda ini Dibekuk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – Rusdi (31) dan Hariyanto (36), keduanya warga Desa Jabaan, Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, dibekuk unit Resmob Polres Sumenep karena melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pemilik sepeda motor, Musahwan (60), warga Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, mengaku kehilangan sepeda motor pada 18 Juli 2019. Sepeda motor Honda Supra x 125 itu diparkir di pinggir jalan raya, tepatnya di depan sebuah toko di Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep sekitar jam 21.00

“Kedua tersangka yang melakukan pencurian ini sebelumnya berboncengan keliling-keliling mencari sepeda motor yang memungkinkan untuk dicuri,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jumat (26/07/2019).

Tersangka Rusdi melakukan aksinya membobol kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci ‘T’. Sedangkan tersangka Hariyanto bertugas mengawasi situasi sekeliling lokasi.

Setelah berhasil melakukan pencurian, selanjutnya sepeda motor hasil curian langsung dijual ke seorang warga Kecamatan Dasuk dengan inisial LAM.

“Sepeda motor hasil curian itu dijual seharga Rp 800.000. Uang hasil penjualan itu dibagi rata antara dua tersangka. Sedangkan LAM yang membeli sepeda motor curian itu masih dalam pengejaran kami,” ungkap Widiarti.

Dari hasil interogasi, kedua tersangka itu mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di tiga lokasi lainnya, yaitu di Desa Pandian mencuri sepeda motor Yamaha Mio, di Desa Giring Manding mencuri sepeda motor Honda Vario, dan di Desa Gunung Kembar mencuri sepeda motor merk Crypton.

“Jadi total tersangka ini sudah melakukan pencurian sepeda motor di 4 TKP,” ujar Widiarti.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 kunci ‘T’, 1 HP dan 1 sepeda motor Supra x 125.

“Tersangka diamankan di Polres Sumenep, dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” terangnya. (tem)





Apa Reaksi Anda?

Komentar