Hukum & Kriminal

Jual Satwa Dilindungi, Pemuda Asal Madiun Diamankan

Pelaku AA dan barang bukti saat rilis kasus di Mapolres Ponorogo. (Foto /Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus jual beli satwa dilidungi di wilayah bumi reyog. Petugas berhasil k0mengamankan pelaku berinisial AA (27), saat hendak menjual 4 burung langka dan dilindungi.

Warga asal Madiun tersebut, menjual 2 burung Kakak Tua dan sisanya masing-masing burung Nuri Kepala Hitam dan Nuri Kepala Merah. “Jadi pelaku AA ini berhasil ditangkap saat hendak menjual burung-burung tersebut,” Kapolres Ponorogo AKBP. Arief Fitrianto, Rabu (29/4/2020).

Pengungkapan kasus jual beli satwa dilindungi ini, kata Arief berawal dari informasi dari masyarakat. Dimana menerangkan ada warga yang hendak menjual. Atas informasi tersebut, Satreskrim melakukan tindak lanjut dengan melakukan penyelidikan. Diketahui bahwa pelaku AA sebelumnya memelihara burung-burung tersebut. Namun karena mungkin butuh uang, dirinya akhirnya menawarkan di sosial media (Sosmed). “Pelaku AA menawarkan burung itu lewat sosmed,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku AA dijerat dengan undang-undang nomor 5 tahun 1990, tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun. “Pelaku dijerat dengan hukuman paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar