Hukum & Kriminal

Jual Sabu, Polisi Amankan Warga Panceng Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Harista Hamzah (23), warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik, diamankan polisi karena kepergok melakukan transaksi narkoba jenis sabu di depan Masjid Jamik Desa Banyutengah.

Kanit Reskrim Polsek Sidayu, Aiptu Aziz menuturkan, tersangka saat diinterogasi mengaku baru menjual sabu-sabu. “Kami mendapatkan informasi dari salah satu warga yang sedang menonton konser dangdut di lapangan desa setempat. Warga tersebut mengatakan bahwa di depan masjid, sering dijadikan transaksi sabu-sabu. Saat dilakukan penyelidikan, mengarah kepada Harista Hamzah,” tuturnya, Rabu (5/02/2020).

Aziz menambahkan, sewaktu dilakukan penyelidikan, anggotanya melihat seseorang tengah duduk di atas motor. Berdasarkan ciri-ciri dari dugaaan informasi yang terhimpun, benar tersangka sedang bertransaksi narkoba.

“Sewaktu digeledah, di dalam saku celana sebelah kanan, ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu yang terdapat di dalam plastik sedotan warna biru. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Sidayu guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sedangkan barang bukti yang diamankan antara lain satu poket plastik sedotan berisi kristal putih berupa sabu-sabu dengan berat 0,16 gram, satu unit kendaraan sepeda motor honda supra beserta kunci kontak tanpa plat nomor, dan handphone Samsung warna silver.

Berdasarkan keterangan tersangka dirinya memperoleh pakat sabu tersebut dari Surabaya. Pasalnya, setiap hari ngamen di Terminal Bungurasih. Sehingga, saat pulang juga berdagang narkoba paket hemat. Atas perbuatannya itu, tersangka Harista Hamzah dijerat primair pasal 112 ayat (1) Jo pasal 127 ayat 1 a, UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar