Hukum & Kriminal

Jual Miras, Warga Duduksampeyan Gresik Diamankan Polisi

Polisi melakukan razia miras

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Polres Gresik khususnya Polsek Duduksampeyan terus menggalakan razia minuman keras (Miras). Langkah ini diambil untuk meminimalisir tindak pidana kejahatan. Pasalnya usai minum mnuman keras  aksi kejahatan dimulai.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan, Iptu Nur Sugeng menuturkan, razia miras ini dalam rangka cipta kondisi (Cipkon). Dari hasil razia itu, disita 245 botol miras siap edar.

“Informasi dari masyarakat ada satu warung di Desa Ambeng-ambeng Watang Rejo, Kecamatan Duduksampeyan yang kedapatan menjual miras,” tuturnya, Minggu (3/01/2021).

Atas dasar itu, petugas langsung datang ke lokasi melakukan penggeledahan. Ratusan botol miras itu ada yang disimpan di rak, meja dan tempat lainnya. Tidak hanya itu, belasan kerdus berisi miras langsung diamankan petugas keluar warung.

“Totalnya ada 245 botol miras disita petugas,” ujar Iptu Sugeng.

Ratusan botol miras berbagai merk itu langsung dibawa menuju Mapolsek Duduksampeyan. 57 botol diantaranya adalah miras oplosan atau arak.

Malik (51) pemilik warung yang menjual miras. Warga desa setempat juga diamankan petugas dan dibawa ke Polsek. Menurut pengakuannya, Pelaku baru berjualan miras.

“Pelaku terbukti melanggar terbukti melanggar pasal Perda no 15 thn 2002 jo no 19 tahun 2004 pasal 9 dan 10 tentang larangan peredaran minuman keras,” Paparnya.

Operasi rutin dalam kegiatan cipta kondisi terus digalakkan. Selain melalukan razia miras ilegal, petugas juga menggelar razia kendaraan yang menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai spek. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar