Hukum & Kriminal

Jual Istri untuk Layanan Threesome di Hotel, Pria Ini Digerebek

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian merilis kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pria membuka layanan hubungan badan main tiga orang (threesome). Aksi pelaku digrebek anggota Sat Reskrim Polresta Mojokerto saat ketiganya melakukan hubungan badan di salah satu hotel yang ada di Kota Mojokerto pada, Sabtu (9/1/2021) pekan lalu.

Saat digerebek, pelaku dan istrinya serta pria hidung belang dalam keadaan telanjang badan setelah melakukan hubungan intim di sebuah kamar hotel. Pria warga Gresik ini menjajakan istrinya melalui media sosial (medsos) twitter dengan tarif Rp1,5 juga untuk dua jam main bertiga.

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian mengatakan, penangkapan Alfian Zulfikri (39) setelah petugas mendapatkan laporan dari masyarakat terkait penjualan orang di salah satu hotel di Kota Mojokerto. “TKP di salah satu hotel yang ada di Kota Mojokerto,” ungkapnya, Selasa (12/1/2021).

Masih kata Waka, pelaku merupakan seorang suami yang menjual istrinya ke laki-laki hidung belang untuk melakukan hubungan threesome dengan tarif Rp1,5 juta. Pelaku mengaku, sudah menjalankan bisnis tersebut sejak bulan Maret 2020 lalu dan sudah dua kali melakukan praktek tersebut.

“Pelaku juga menawarkan hubungan dua pasang main besama. Pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15,” katanya.

Sementara itu, pelaku Alfian Zulfikri (39) mengaku, jika ia membutuhkan uang untuk berobat mertuanya. “Butuh uang buat berobat, saya kerja sopir. Dua kali ini, Rp1,5 juta dua jam. Tidak mengancam, istri saya yang minta. Saya yang memasarkan di twitter, bercak merah itu karena istri saya lagi mens,” ujar pria yang sudah menikah 15 tahun dengan tiga anak.

Barang bukti yang diamankan dua buah kondom bekas terpakai, satu sisa kondom, satu buah dompet warna coklat, uang tunai sebesar Rp1,5 juta, Handphone (HP) Redmi note 9 warna hitam, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul nopol W 2329 MJ, satu buah handuk ada bercak darah, satu lembar sprei dan satu lembar selimut. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar