Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Jual Arak, Warung di Mojokerto Digeledah Polisi

Tim Satgas Tindak Operasi Pekat Semeru 2022, SatSamapta Polresta Mojokerto mengeledah warung di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Satgas Tindak Operasi Pekat Semeru 2022, SatSamapta Polresta Mojokerto melakukan penggeledahan di sebuah warung yang terletak di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Hasilnya, 12 botol minuman beralkohol jenis Arak Jawa diamankan.

Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam mengatakan, penindakan Tipiring Penyakit Masyarakat (PEKAT) penjualan minuman beralkohol tanpa ijin tersebut setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. “Jika warung milik S (54) tersebut menjual miras jenis Arak Blora,” ungkapnya, Kamis (26/5/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan dan dipastikan kebenarannya, petugas kepolisian mendatangi warung yang terletak di pinggir sungai tersebut. Petugas langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 12 botol minuman beralkohol jenis Arak Jawa tanpa izin.

“Miras tersebut diedarkan tanpa memiliki ijin (SIUPMB /SKMB). Pemilik dan barang bukti berupa botol miras jenis Arak Jawa kemasan @1,5 liter disita dan dibawa ke Polresta Mojokerto guna proses hukum. Pemilik dijerat Pasal 29 ayat 1 Perda Kota Mojokerto Nomor 3 tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol,” jelasnya.

Operasi dengan sandi Pekat Semeru 2022, lanjut Kasi Humas, gencar dilakukan Polresta Mojokerto dengan tujuan untuk memberantas penyakit masyarakat. Ini lantaran berpotensi terjadi tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

“Dengan sasaran premanisme, judi, miras ilegal, bahan peledak, narkoba hingga pronografi dan prostitusi. Operasi Pekat Semeru 2022 digelar selama 12 hari, mulai tanggal 23 Mei 2022 sampai tanggal 03 Juni 2022 mendatang,” tegasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar