Hukum & Kriminal

Jenguk Teman di Tahanan Bawa Sabu, Pemuda Asal Bangsal Diamankan

Tersangka Farouk Al Hakim (28) diamankan usai jenguk teman di tahanan Mapolresta Mojokerto bawa sabu. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Farouk Al Hakim (28) Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto. Ini lantaran, saat membesuk temannya di tahanan Mapolresta Mojokerto, tersangka membawa es jus, jeruk, duku dan narkoba jenis sabu-sabu.

Tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang teman saat ngopi di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto. “Saya dapat dari teman, saya ketemu di terminal dan dikasih. Mau saya kirim ke teman saya yang ditahan di sini (Polresta Mojokerto, red), tidak tahu beratnya. Tahu setelah ditangkap polisi,” ungkapnya, Selasa (18/2/2020).

Tersangka mengaku hendak mengirim sabu seberat 2,68 gram untuk temannya, Zainul Arifin (39) warga Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto yang terjerat kasus narkoba. Untuk mengelabuhi petugas, tersangka membawa sabu-sabu tersebut dengan barang lainnya. Yakni es jus, buah jeruk dan duku.

“Saya pikir hari besuk, ternyata hari Jumat. Saya salah besuk, kemudian sama petugas sebelum masuk digeledah dan ditangkap. Mau kirim sabu ke teman saya Zainul, teman sekampung saya. Saya dapat sabu kemudian inisiatif sendiri kasih ke dia, bukan dipesan. Saya bawa sama bawa es jus 6 bungkus, jeruk 1 kg dan duku 1 kg,” katanya.

Tersangka mengaku, ia tahu jika barang yang diterimanya dari temannya di Terminal Kertajaya tersebut merupakan narkoba jenis sabu-sabu. Karena ia sendiri merupakan pemakai narkoba sejak sembilan bulan lalu. Namun, ia mengaku tidak pernah membeli barang haram tersebut.

“Saya pakai juga (sabu-sabu, red), sudah 9 bulan. Saya tidak pernah beli, dikasih teman itu. Teman ngopi di terminal. Saya tidak tahu namanya, sudah 9 bulan pakainya tapi jarang-jarang. Makanya kemarin pas dikasih, saya inisiatif kasih teman saya di sini (tahanan Mapolresta Mojokerto, red), ” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Mojokerto, AKP Redik Tribawanto mengatakan, terungkapnya kasus tersebut saat tersangka membesuk temannya di tahanan Mapolresta Mojokerto pada, Jumat (14/2/2020) pekan lalu. “Tersangka mau mengirim barang, ada jeruk, duku dan jus. Dikira hari Kamis, diperiksa petugas ada sabu-sabu,” tuturnya.

Setelah digeledah, lanjut Kasat, petugas menemukan barang bukti narkoba berupa sabu seberat 2,68 gram. Barang haram tersebut dimasukkan ke dalam plastik kresek yang dibawa beserta barang-barang berupa es jus, buah jeruk dan duku. Usai diamankan, tersangka sempat dikeler ke Terminal Kertajaya Kota Mojokerto.

“Sempat dikeler ke terminal setelah diamankan, pengakuannya barang itu (sabu-sabu, red) dari temannya ngopi. Di pakai sendiri juga. Tersangka dijerat Pasal 112 jo Pasal 114 Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 12 tahun penjara,” tegasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar