Hukum & Kriminal

Jelang Pilkades Serentak, Polres Gresik akan Datangkan Pasukan Brimob

Gresik (beritajatim.com)- Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Juli 2019. Polres Gresik akan mendatangkan pasukan Brimob dari Polda Jawa Timur.

Personil Brimob itu, rencananya bakal disebar di sejumlah kecamatan yang menggelar pilkades. Tidak menutup kemungkinan juga akan ditempatkan di desa yang memiliki potensi kerawanan.

“Untuk pengamanan Pilkades serentak di wilayah hukum Polres Gresik. Kami meminta bantuan BKO personil Brimob. Terkait dengan jumlah personil yang didatangkan nantinya Kabagops yang mengatur,” ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro, Senin (24/06/2019).

Diakui Wahyu, pengamanan pilkades serentak tak jauh beda dengan pengamanan seperti pemilu serentak. Kendati berstatus pilkades pihaknya tetap wajib menjaga kestabilan kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

“Kita sengaja mensiagakan personil brimob karena tidak ingin timbul kerawanan saat pelaksanaan pilkades,” tuturnya.

Saat ditanya potensi kerawanan yang masuk radar aparat kepolisian. Dijelaskan Wahyu, terkait dengan itu untuk saat ini pihaknya belum bisa mendeteksi daerah (desa) yang dianggap memiliki kerawanan. Hal ini karena masih menunggu data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

“Untuk sementara kami belum mendapat informasi desa mana saja yang dianggap rawan,” paparnya.

Selain melakukan pengamanan dengan cara terbuka kata Wahyu, pihaknya juga
melakukan komunikasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sebelum pelaksanaan pilkades. Langkah ini diambil jangan sampai saat coblosan malah terjadi perselisihan yang bisa menimbulkan kerawanan.

Dalam pelaksanaan pilkades serentak, ada 265 desa yang bakal melaksanakan coblosan. Rinciannya, Kecamatan Gresik 3 desa. Kecamatan Kebomas 7 desa, Kecamatan Manyar 17 desa. Cerme 20 desa, Benjeng 21 desa. Selanjutnya, Kecamatan Balongpanggang 22 desa, Duduksampeyan 18 desa. Kecamatan Driyorejo 14 desa, Menganti 16 desa, Kedamean 10 desa.

Kecamatan Wringinanom 12 desa, Sidayu 17 desa, Bungah 19 desa. Selanjutnya, Kecamatan Dukun 23 desa, Ujungpangkah, 9 desa, Panceng 13 desa, Sangkapura 13 desa, dan Tambak 11 desa. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar