Hukum & Kriminal

Jelang Pergantian Tahun, Sabhara Polresta Mojokerto Amankan Miras Oplosan Kemasan Plastik

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang pergantian tahun 2021, anggota Sabhara Polresta Mojokerto berhasil mengamankan minuman keras (miras) oplosan yang dibungkus plastik dari sebuah warung di Jalan Benteng Pancasila, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Dari tangan penjual, anggota mengamankan 100 bungkus miras oplosan.

Kasat Sabhara Polresta Mojokerto, AKP Wiwit Rusli mengatakan, miras oplosan dalam kemasan plastik tersebut biasa disebut dengan es josua. “Yakni oplosan antara tiga jenis minuman. Susu, suplemen minuman energi dan miras yang memiliki warna kuning. Ini kita amankan baru tiga hari lalu,” ungkapnya, Kamis (30/12/2020).

Masih kata Kasat, sebanyak 100 kantong plastik miras oplosan tersebut diamankan anggota dari sebuah warung di Jalan Benteng Pancasila Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Miras oplosan kemasan plastik tersebut dijual antara Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per bungkus.

“Minuman ini disiapkan untuk pergantian tahun baru. Biasanya yang menikmati minuman ini adalah kalangan anak muda karena harganya yang relatif murah. Namun dengan harga yang murah tersebut dikhawatirkan peredarannya marak sehingga menjadi atensi,” katanya.

Kasat menambahkan, penjual miras oplosan kemasan plastik tersebut diamankan dan dijerat dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Dari keterangan penjual, minuman tersebut sengaja disiapkan untuk perayaan pergantian tahun 2021 besok.

Sepanjang tahun 2020, Satgas Tipiring Sabhara Polresta Mojokerto melaksanakan Operasi Tumpas Miras mulai tanggal 1 Januari hingga 28 Desember 2020. Hasilnya, ada 80 tersangka penjual miras ilegal dan 74 tersangka yang mengkonsumsi minuman beralkohol di tempat umum.

Pengamen sebanyak 130 orang, juru parkir liar sebanyak 64 orang, asusila sebanyak 24 orang, anak jalanan sebanyak 57 orang, membuat keributan sebanyak 20 orang dan pelanggar protokol kesehatan yang telah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto sebanyak 184 orang.

Sementara dari penjual miras tersebut diamankan sebanyak 1.790 botol miras yang terdiri dari 64 merk dengan total kurang lebih 2.000 liter, sebanyak 100 kantong plastik es josua dan tiga galon arak. Peredaran miras di wilayah hukum Polresta Mojokerto dilakukan secara online, sistem COD (Cash On Delivery) dan kurir titipan barang online. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar