Hukum & Kriminal

Jelang Nataru, Polsek Sambit Ponorogo Tangkap Pengedar Pil Dobel L

Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang perayaan natal dan tahun baru, Polsek Sambit Ponorogo aktif menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan hal-hal yang mengganggu ketertiban umum.

Ternyata himbauan tersebut diindahkan oleh warga. Terbukti, Polsek Sambit berhasil mengamankan pelaku pengedar pil dobel L. Pelaku berinisial KH, pemuda asal Desa Blembem Kecamatan Jambon tersebut ditangkap bersama barang bukti 132 butir pil dobel L.

”Beberapa hari ini kami tingkatkan keamanan di wilayah hukum Polsek Sambit. Sebagai bentuk antisipasi gangguan kantibmas menjelang nataru,” kata Kapolsek Sambit AKP Sutriatno, Sabtu (21/12/2019).

Pengungkapan kasus peredaran pil dobel L berawal dari laporan warga. Bahwa salah satu ruko pasar Tamansari di Desa/Kecamatan Sambit Ponorogo digunakan untuk pesta minuman keras dan pil koplo. Selanjutnya, petugas langsung melakukan pengecekan dan berhasil menemukan pil double LL sebanyak 160 (seratus enam puluh ) butir di tempat kejadian tersebut.

”Dari keterangan saksi, pil dobel L tersebut dari KH, maka kami langsuy lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap KH,” katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, KH dijerat dengan pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standard dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar

”Ancaman pidana 10 tahun dan denda sebesar Rp 1 Miliar,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar