Hukum & Kriminal

Jelang Natal, Rutan Banjarsari Cerme Ajukan Remisi 11 Warga Binaan

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Natal 2020, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Banjarsari Cerme, Gresik mengajukan remisi, atau pengurangan masa penahanan satu bulan terhadap 13 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Dari 11 WBP itu, 9 orang diantaranya terlibat kasus narkotika dan 2 orang terlibat kasus pidana umum, atau kriminalitas.

Humas Rutan Kelas I Banjarsari Cerme, Gresik, Anis Handoyo menuturkan, pemberian remisi khusus tersebut diberikan menjelang perayaan Natal dua hari lagi.

“Untuk perayaan Natal tahun ini, kita telah mengusulkan ke Kemenkum HAM sebanyak 11 orang WBP untuk diberi remisi,” tuturnya, Rabu (23/12/2020).

Pemberian remisi ini lanjut Anis, nantinya diberikan melalui perwakilan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Warga binaan yang mendapat remisi ini. Sebagian besar didominasi kasus narkotika. Ada pula yang tersangkut kasus pidana umum. Remisi tersebut diberikan karena yang bersangkutan berkelauan baik selama menjalani tahanan di Rutan Banjarsari Cerme.

“Remisi ini sesuai UU nomor 12 tahun 1996 tentang Pemasyarakatan Peraturan Pemerintah RI nomor 28 tahun 2006 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah 1999 tentang Syarat dan Tata Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan,” ungkap Anis.

Ia menambahkan, saat ini remisi itu sudah diajukan ke Kemenkum HAM dan pihaknya masih menunggu pengajuan tersebut.

“Rata-rata WBP yang kami ajukan mendapat remisi atau potong tahanan satu bulan, dan kami masih menunggu,” imbuhnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar