Hukum & Kriminal

Jelang Lebaran, Polres Gresik Perketat Pengamanan Toko Emas

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang Lebaran Kepolisian Resort (Polres) Gresik mulai memperketat pengamanan toko emas. Langkah ini diambil untuk meminimalisir tindak kejahatan pencurian kekerasan (Curas) di Bulan Ramadan hingga memasuki Hari Lebaran.

Dalam pengamanan tersebut juga melibatkan puluhan anggota TNI, Subdenpom, dan Satpol PP serta anggota polisi bersenjata laras panjang.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro mengatakan, saat dirinya melakukan sidak pengamanan bersama petugas lainnya menemukan adanya toko emas yang tidak dilengkapi dengan pagar tralis (pembatas) antara penjual dan pembeli.

“Kami sempat menanyakan di salah satu Toko Emas Gadjah di Jalan Samanhudi Gresik kok tidak dipasang pagar tralis. Kendati sudah dilengkapi dengan kamera CCTV,” katanya, Rabu (23/05/2019).

Diakui AKBP Wahyu S.Bintoro fungsi pagar tralis tidak lain untuk menghindari agar pelaku tindak kejahatan tidak langsung melompat saat menjalankan aksinya. Karena itu, dirinya merekomendasi kepada seluruh pemilik toko emas untuk memasang pagar tralis.

“Kelemahan salah satu toko emas cuma belum dipasang pagar tralis. Selain itu, pemasangan alarm saat terjadi tindak kejahatan belum terkoneksi dengan polres. Kedua item itu harus segera dibenahi,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk memberikan rasa aman penjual dan pembeli toko emas di Gresik. Pihaknya, akan menempatkan sejumlah personil di sejumlah titik tertentu. Penempatan personil itu bisa bersifat tertutup maupun terbuka.

“Selain menempatkan personil, kami juga membangun pos pengamanan Lebaran agar masyarakat bisa nyaman saat melakukan transaksi jual beli emas,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu karyawan Toko Emas Gadjah, Nuril (25) menuturkan saat ini transaksi jual beli emas masih belum ramai. Biasanya menjelang H-6 Lebaran transaksinya bisa dua kali lipat. “Sekarang ini transaksinya masih biasa saja. Membludak saat mendekati Lebaran karena banyak masyarakat menjual perhiasannya untuk kebutuhan Lebaran,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar