Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Jaringan Narkoba Lintas Pulau Terbongkar, 1 Pelaku Asal Surabaya

Ketiga pelaku jaringan narkoba lintas pulau saat dirilis di Mapolrestabes Surabaya, Selasa(24/08/2021).

Surabaya (beritajatim.com) – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap tiga pelaku peredaran jaringan narkoba lintas pulau Sumatera – Jawa pada Selasa (24/08/2021). Ketiga pelaku tersebut adalah Sugeng Priyanto alias Londo (47), warga Jakarta Timur, Siti Rachmawati warga Surabaya, dan Krisna Andika warga Gresik.

Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan selaku Kapolrestabes Surabaya menjelaskan bahwa ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi dan waktu yang berbeda.

“Untuk ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda. Sugeng di sebuah kos di Dukuh Pakis, lalu Krisna di sebuah rumah di Gresik, dan Sugeng di Tol Warugunung Surabaya,” ujar Kombes Akhmad Yusep.

Ketiga pelaku jaringan narkoba lintas pulau saat dirilis di Mapolrestabes Surabaya, Selasa(24/08/2021).

Peran tersangka Sugeng adalah sebagai kurir dari bandar berinisial BP melalui anak buahnya AR dan EK. Dia mengambil ranjauan sabu dengan upah uang sebesar Rp 10 juta sekali kirim.

Sugeng kemudian membawa sabu menuju kota Surabaya menggunakan bus antar provinsi untuk dikirimkan kepada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.

“Rencananya apabila tersangka berhasil mengirimkan paket narkotika jenis sabu tersebut ia akan diupahi sebesar Rp 10 juta, per kilonya oleh bandar. Sugeng ini sudah meranjau 7 kali dengan total sabu seberat 100 kilogram,” imbuh Kombes Pol Yusep.

Yusep menambahkan bahwa saat ini polisi masih mengembangkan penyelidikan ke jaringan atas.

“Kami masih periksa analisis digital. Terakses ke masing-masing jaringan di atas memang berbeda nama dan inisial. Tapi kemungkinan masih satu jaringan BP, masih kita kejar,” ujarnya.

Dari ketiga tersangka, polisi menyita 13,4 kilogram barang haram jenis sabu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar