Hukum & Kriminal

Janji Tak Pakai Narkoba, Amelia Menangis Tersedu di Depan Polisi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Selama 1,5 tahun menjadi budak narkoba, mengantarkan Adi Tri Nurdiyanto (24), alias Amelia, warga Desa Trosobo, Taman, yang sekarang kontrak rumah di Dusun Lengki, Desa Suruh, Sukodono, mendekam di tahanan Mapolresta Sidoarjo.

Lelaki berperawakan wanita ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo karena penyalahgunaan narkoba. Di depan penyidik, Ia mengaku kapok dan bersumpah tak akan mengkonsumsi sabu lagi. Penyanyi karaoke dan orkes melayu ini menangis tersedu-sedu saat diperiksa anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Muh Indra Najib mengatakan, penangkapan warga Desa Trosobo Kecamatan Taman itu tak lepas dari informasi yang dikantongi polisi. Amelia kerap melakukan transaksi sabu-sabu di rumah kontrakannya yang berada di Dusun Lengki, Desa Suruh, Sukodono. “Tersangka kita amankan saat berada di Desa Suruh, Sukodono,” katanya, Senin (6/1/2020).

Anggota Satresnarkoba berhasil menyita alat hisap sabu dan satu poket sabu dari tangan tersangka. “Tersangka mengakui satu poket sabu dan alat hisap itu miliknya,” terang Najib.

Selain itu, Amelia juga mengaku mendapatkan barang haram itu dari salah satu temannya. “Namanya Ciput (DPO), tapi jarang ketemu, satu poket harganya Rp200 ribu,” tukasnya.

Amelia mengaku mengkonsumsi kristal putih itu sebagai doping bekerja, yakni agar kuat saat melayani tamu. “Kalau makai, lebih giat bekerja,” ujar Amel panggilan akrab pria tersebut. [isa/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar