Hukum & Kriminal

Janda dan Anak Jadi Korban Kekerasan Pacar Temperamen

Surabaya (beritajatim.com) – Niat hati ingin membuka lembaran baru dengan menerima lelaki baru, YF (38), warga Jalan Wonocolo Rw 004 Kecamatan Taman, Sidoarjo justru menjadi trauma.
Bagaimana tidak, baru berpacaran dengan lelaki, YF malah menjadi korban kekerasan. Walhasil, ia pun mendatangi Polsek Jambangan pada Selasa, 19 Januari 2021 lalu untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Saat melaporkan kasus tersebut, korban mengaku dianiaya oleh terduga pelaku yakni LS (35). Korban mendapat kekerasan fisik saat berada di sekitar Pasar Jambangan, Senin (18/1/2021) sekitar pukul 21.45 WIB. Karena perlakuan tersebut, ia pun lantas melaporkannya ke petugas. “Saya ditampar dan dipukul pada bagian wajah. Bukan hanya saya, anak laki-laki saya juga diperlakukan yang sama,” jelas YF, Jumat (22/1/2021).

Dari perbuatan tersangka, korban mengalami luka memar di pipi sebelah atas, hidung dan bibir atas berdarah. Bahkan ia menyebutkan perlakuan kasar pelaku juga dialami anaknya. Padahal menurut YF, perlakuan kasar pelaku ini berawal ketika keduanya merasa sudah tidak ada kecocokan. Karena sudah tidak cocok, maka korban berniat meminta putus. Namun naas, korban justru mendapatkan perlakuan kasar tersebut. “Saya minta putus malah dihajar, dia memang tempramen,” tambah YF.

Menurut Laporan Polisi Nomor LP-B/11/1/RES.1.6./2021/SURABAYA/SPKT Polsek Jambangan, korban juga mengaku sudah mendapatkan visum. Sehingga ia berharap pelaku bisa mendapatkan hukuman setimpal dari perbuatannya. Tak hanya perlakuan kasar, pelaku juga mengancam akan menghabisi nyawanya. Bahkan helm juga menjadi sarana tindak kekerasan yang dilakukan LS ini.

Tidak terhenti disitu, pelaku juga memukul muka dan menendang perut korban, setelah itu pelakunya pulang ke Sepanjang. Saat diikuti itulah, pelaku menendang anak korban. “Sudah laporan dan saya juga sudah divisum di rumah sakit,” tambah korban.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Jambangan Iptu Marji Wibowo mengatakan jika memang benar korban penganiayaan itu sudah melapor ke SPKT Polsek Jambangan. Lebih lanjut kata Marji, polisi saat ini sudah mengantongi identitas pelakunya dan sudah dalam pengejaran.

“Sudah kita pantau, tidak lama lagi akan kita amankan, mohon doanya ya. Iya ada laporan, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Jambangan dan saat ini sudah dilakukan pengusutan lebih lanjut,” sebut Iptu Marji.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar