Hukum & Kriminal

Jambret Warga Mojosari, Pelaku Bawa Kabur Kalung 5 gram

Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan pemberatan (jambret) masih juga terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Mistri (55) warga Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto menjadi korban jambret, Minggu (28/7/2019) kemarin.

Anak korban, Halimah (38) mengatakan, ia hendak mengantar ibunya berangkat kerja di warung Barokah, Minggu (28/7/2019) sekira pukul 05.45 WIB. “Saya dan ibu boncengan pakai sepeda motor Beat dan melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam,” ungkapnya, Senin (29/7/2019).

Sebelum pertigaan Jalan Pahlawan, Kecamatan Mojosari keduanya bertemu dengan pelaku dan menarik kalung seberat kurang lebih 10 gram milik korban. Pelaku berhasil menarik kalung milik korban dan kabur ke arah utara.

“Ibu nggak sempat teriak karena keadaan sepi tidak ada orang. Ciri-ciri pelaku, dia mengendarai sepeda motor, pakai helm teropong, jaket kulit hitam. Pelaku hanya seorang diri saat menarik kalung ibu saya. Ibu saya shock setelah kejadian dan dibawa ke RS Kartini,” katanya.

“Ibu Mistri sempat pingsan di depan sini, lalu saya bawa dia ke RS Kartini menggunakan mobil saya. Dia dirawat di trauma center dan dua atau tiga jam diperbolehkan pulang oleh rumah sakit,” tambah majikan anak korban, Yoyok.

Akibatnya aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta dan hingga saat ini belum bisa bekerja karena masih shock. Yoyok menduga, akhir-akhir ini banyak aksi penjambretan di wilayah Mojosari diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. “Akhir-akhir ini banyak kejadian penjambretan, kemungkinan besar pelaku orang yang sama. Kami berharap polisi bisa segera menindaklanjuti dan menangkap pelaku agar warga tidak resah,” harapnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar