Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Jambret Satroni Wilayah Rumah Dinas Walikota Surabaya, Handphone Jurnalis Melayang

Korban jambret ketika membuat laporan di Polsek Genteng

Surabaya (beritajatim.com) – Hendak kembali ke kantor usai liputan, salah satu jurnalis media cetak jadi korban jambret di depan rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Walikota Mustajab, Kamis (21/04/2022) petang.

Elo, sapaan akrab Edi Susilo itu menjelaskan, saat itu ia sedang menunggu di halte Trans Semanggi Suroboyo dan mengetik hasil liputannya di handphone yang ia pegang. Namun, dari arah berlawanan ada dua orang berboncengan menggunakan motor Honda Beat putih-orange memepet dia dan merampas ponselnya.

“Setelah merampas handphone saya, mereka tancap gas melawan arus. Mau tidak mau handphone saya digondol,” jelasnya.

Elo sempat berteriak dan mengejar kedua jambret tersebut, namun karena kalah cepat, ia harus merelakan pelaku jambret tancap gas kabur melawan arah dan belok ke Jl Jaksa Agung Suprapto sembari membawa handphonenya.

Usai kejadian tersebut, Elo langsung mengunjungi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Genteng, untuk membuat laporan terkait peristiwa yang menimpa dirinya.

“Alhamdulillah, saya enggak sampai luka. Cuma syok saja waktu itu. Dalam hati sebenarnya marah karena di dalam Hp banyak nomor telepon narasumber penting, tetapi ya mau bagaimana lagi, cuma bisa sabar,” tambahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Genteng AKP Sutrisno mengatakan laporan kejadian penjambretan tersebut sudah diterima pihaknya, dan saat ini dalam proses penyelidikan. “Benar, yang bersangkutan sudah laporan. Masih (dalam) penyelidikan,” pungkasnya. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar