Hukum & Kriminal

Jambret Ponsel Kepergok, Nurul Basori Jadi Bulan-Bulanan

Gresik (beritajatim.com) – Nurul Basori (43), pelaku penjambretan asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, menjadi bulan-bulanan warga karena kepergok menjambret ponsel milik M.Sabilal Rosyad (44) yang juga warga Desa Suci. Akibat kejadian itu, Nurul Basori babak belur usai dihajar beramai-ramai. Beruntung, nyawa pelaku bisa diselamatkan petugas sewaktu melakukan patroli.

Kapolsek Manyar AKP Yadwivana Jumbo Qontasson menjelaskan , berdasarkan penyelidikan pelaku memang ada niatan menjambret. Sebab, berdasarkan keterangan saksi Nadiya Fiolita Ansori (18) sedang membeli es krim berboncengan di Jalan Raya Permata Suci yang masuk wilayah Perum Pondok Permata Suci (PPS) Gresik.

Dengan mengendarai motor Honda Scoopy W 3931 CF. Selanjutnya, M.Sabilal Rosyad meletakkan ponsel di dashboard motor lalu turun dari motor. Beberapa saat kemudian, Nadiya Fiolita Ansori mengetahui ada seorang laki-laki yang mengendarai kendaraan sepeda motor Honda Beat warna hitam L 6193 EX mendekati sepeda motor scopy dan mengambil ponsel.

Mengetahui hal itu, Nadiya Fiolita Ansori berteriak meminta tolong. Selanjutnya, dikejar M.Sabilal Rosyad lalu ditangkap bersama warga. “Sewaktu ditangkap pelaku sempat memjadi bulan-bulanan warga,” ujarnya, Selasa (28/04/2020).

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita motor Honda Beat yang dikenakan sewaktu melakukan penjambretan. “Ponsel milik korban sudah kami amankan untuk berkas laporan pemeriksaan,” tutur Yadwivana Jumbo Qontasson.

Sementara itu, pelaku Nurul Basori mengaku dirinya baru pertama kalinya melakukan penjambretan dan kepergok. “Saya kapok pak baru pertama kali menjambret tapi sudah kepergok warga,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar