Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Jambret Jaksa di Surabaya, Residivis Simokerto Didor Polisi

Tersangka saat diamankan Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Usai menjambret Jaksa Nur Hayati di depan Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno pada Kamis, (11/11/2021), M Yunus (27) harus mendapatkan timah panas di kaki karena melawan saat diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (19/11/2021).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana menjelaskan usai menerima laporan penjambretan, pihaknya langsung membentuk tim untuk melakukan profiling dan melakukan pengejaran. “Setelah didalami ternyata tersangka residivis, sehingga menguntungkan kami,” ujar Mirzal saat dikonfirmasi Beritajatim, Sabtu, (27/11/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MY merupakan residivis dari Polsek Simokerto dari kasus yang sama. Ia ditangkap pada 2017 lalu dan mendekam di Lapas Kelas 1 Medaeng. “Iyaa residivis dan dibebaskan Oktober 2021 lalu,” imbuh Mirzal.

MY ditangkap saat melintas dengan Honda Beat L hitam L 4986 ZO di jalan Simokerto, yang dijadikan sarana kejahatan. Saat akan ditangkap, ia melarikan diri ke dalam gang tanpa menghiraukan tembakan peringatan. “Dirasa membahayakan langsung kami beri tindakan tegas terukur,” imbuh Mirzal.

Dari pengakuan tersangka, ia melakukan aksinya dengan AI yang menjadi eksekutor saat beraksi melakukan penjambretan di depan Pengadilan Negeri Surabaya. AI hingga saat ini masih buron, dan diduga melarikan diri ke luar Surabaya.

Dalam melakukan aksinya tersangka mencari mangsa secara mobile menggunakan motor. Korban Jaksa Nurhayati yang menumpang mobil rekan sejawatnya di bangku belakang, kemudian dipepet saat turun dari pintu sebelah kanan. “Tersangka berjalan dua orang dengan modus operandi berkeliling dengan sepeda motor. Sesampai di depan Pengadilan Negeri langsung menjambret,” pungkas Mirzal.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam pidana selama 9 tahun penjara. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan