Hukum & Kriminal

Jambret Beraksi Siang Bolong di Tuban, Pelaku Diringkus Saat Baru Sampai Rumah

Pelaku jambret yang beraksi di siang hari.

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pemuda yang merupakan pelaku jambret jalanan yang beraksi pada siang bolong berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian dari jajaran Polsek Semanding bersama dengan anggota Buser Sat Reskrim Polres Tuban dan kini telah dilakulan penahanan, Sabtu (4/9/2021).

Pelaku jambret jalanan yang berhasil dirigkus itu merupakan seorang residivis yang diketahui bernama Ali Mahfud (25), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Pemuda itu diringkus setelah dikejar oleh petugas kepolisian setelah pelaku berhasil menjambret tas seorang perempuan pengendara motor.

Dari informasi yang dihimpun beritajatims.com, kejadian penjambretan seorang perempuan yang diketahui bernama Laila (25) itu terjadi di jalan Hayam Wuruk, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Tuban pada hari Jumat pekan lalu. Yang mana saat itu korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor sendirian. “Kejadiannya itu siang hari, saat itu korban hendak pulang kerja,” terang IPTU Carito, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Pada saat kejadian itu, kondisi jalanan sepi pengendara karena waktunya salat Jumat. Sedangkan pelaku yang telah membuntuti korban perempuan tersebut langsung merampas tas kecil milik korban yang saat itu dipegang oleh korban yang sambil menyetir sepeda motornya tersebut.

“Setelah mendapatkan tas korban pelaku berusaha kabur ke arah selatan dan sempat di kejar oleh korban. Tetapi korban yang tidak bisa membuntuti pelaku langsung berhenti di Polsek Semanding dan melaporkan kejadian itu,” tambahnya.

Petugas dari Polsek Semanding yang mendapatkan laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan melakukan pelacakan terhadap HP milik korban yang ada di tas yang berhasil dibawa Ali Mahfud itu. Selanjutnya petugas melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku di rumahnya yang berada di Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Tuban.

Pelaku berhasil dibekuk oleh petugas kepolisian beberapa saat setelah ia baru sampai di rumahnya tersebut. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti hasil perbuatannya yaitu satu tas berisikan HP, KTP, ATM dan juga uang tunai sebesar Rp 424 ribu.

“Pelaku merupakan residivis yang baru sekitar dua bulan lalu keluar dari penjara. Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.[mut/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar