Hukum & Kriminal

Jaksa Belum Siap, Tuntutan ke Samanhudi Anwar Ditunda

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Wiryawan belum siap membacakan tuntutan terhadap terdakwa mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Samanhudi terlibat dalam kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar.

Ketidaksiapan Jaksa ini membuat Majelis Hakim PN Surabaya yang dipimpin Abu Achmad Sidqi Amsya memutuskan untuk menunda persidangan pada Selasa (5/9/2023).

“Sidang ditunda Selasa tanggal 5 September 2923,” ujar hakim dalam persidangan, Kamis (31/8/2023)

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Wiryawan mendakwa Samanhudi Anwar menjadi informan kepada sejumlah orang untuk merampok di rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso. Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar di ruang Cakra PN Surabaya, Kamis (20/7/2023).

BACA JUGA:
Walikota Blitar Tak Menyangka Samanhudi Terlibat Perampokan

Dalam dakwaan disebutkan, Terdakwa Samanhudi membongkar rahasia-rahasia rumah dinas Wali Kota Santoso kepada komplotan rampok saat menjalani hukuman kasus korupsi di Lapas Sragen.

Saat itu terdakwa menceritakan bahwa di rumah dinas Santoso terdapat uang tunai sekitar Rp800 juta. Ditambah lagi, penjagaan di rumah tersebut sangat lemah.

“Informasi dari terdakwa (Samanhudi) kemudian digunakan kawanan perampok beraksi. Setelah mereka bebas dari Lapas Sragen mereka melakukan aksi pada 12 Desember 2022,” urainya.

BACA JUGA:
Mantan Walikota Blitar Samanhudi Datangi Ruang Sidang, Hakim Tolak Keberatan

Aksi perampokan itu dilakukan oleh 5 orang. Di antaranya Hermawan, Ali Jayadi, Oki Suryadi, Natan, dan satu orang lagi yang belum tertangkap ialah Huda. Perampokan tersebut berjalan mulus harta Santoso terkuras.

Tetapi, terdakwa Samanhudi diduga tidak menerima sepeserpun dari hasil perampokan tersebut. Dia hanya berperan sebagai informan.

Belakangan terungkap motif terdakwa melakukan hal tersebut karena ingin membalas dendam kepada Santoso. [uci/beq]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar