Hukum & Kriminal

Jadi Tersangka, Nurdin Abdullah Langsung Ditahan

Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers kasus OTT Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) atas dugaan tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan dan Pembangunan Infrastruktur Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Peraih penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award itu menjadi tersangka bersama Sekdis PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat (ER) dan Agung Sucipto (AS) yang merupakan kontraktor. “NA dan ER ditetapkan tersangka sebagai penerima (gratifikasi) dan AS sebagai tersangka pemberi,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers tengah malam tadi.

Menurutnya, Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Adapun Agung Sucipto disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 Februari 2021 sampai dengan 18 Maret 2021,” ujar Firli.

Dia memaparkan, Nurin ditahan di Rutan Cabang KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Sementara Edy ditahan di Rutan Cabang KPK pada Kvling C1 dan Agung ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih.

“Untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 di lingkungan Rutan KPK, para Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1,” kata Firli. [hen/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar