Hukum & Kriminal

Jadi Kurir Sabu, Tukang Kayu dapat Upah Rp 100 Ribu

Tersangka kurir sabu, Muzakki (44)

Sumenep (beritajatim.com) – Muzakki (44), warga Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat Satreskoba Polres Sumenep karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di rumahnya, di Desa Aeng Panas, dengan barang bukti dua pocket sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (13/1/2020).

Berdasarkan rilis Humas Polres Sumenep yang diterima redaksi beritajatim.com, penangkapan terhadap tersangka yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang kayu ini berawal dari informasi masyarakat. Tersangka dicurigai kerap menjadi kurir jual beli sabu.

Anggota pun melakukan penyelidikan. Setelah dipastikan tersangka menjadi perantara pembelian sabu, langsung dilakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumahnya. “Ternyata benar. Tersangka baru saja melakukan pembelian sabu dua pocket/ kantong plastik klip kecil dengan harga Rp 1.200.000. Dari transaksi itu, tersangka mendapatkan upah Rp 100 ribu,” terang Widiarti.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya dua pocket sabu masing-masing dengan berat kotor 1,25 gram dan 0,57 gram. Selain itu juga disita seperangkat alat hisap sabu terbuat dari botol kaca yang pada tutupnya terdapat dua lubang sedotan plastik warna putih, serta uang tunai Rp 62.000.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka memang sudah sering menjadi perantara atau kurir pembelian sabu,” ujarnya sembari mengatakan bahwa tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsidetlr pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar