Hukum & Kriminal

Jadi Kurir 10,3 Kilogram Sabu dari Malaysia, Mastur Dituntut 20 Tahun

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar menuntut pidana penjara selama 20 tahun kepada Mochammad Mastur, terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti seberat 10,3 kilogram, Kamis (22/10/2020).

Dalam tuntutan JPU disebutkan bahwa Terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) Jo 132 Ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Terdakwa terbukti tanpa izin, memiliki, menguasai narkoba golongan 1 bukan tanaman jenis sabu, seberat 10.367,2 gram,” kata JPU, dalam tuntutannya, Kamis (22/10/20).

Mendengar tuntutan tersebut, Kuasa Hukum terdakwa, M. Syamsoel Arifin meminta waktu selama dua minggu, untuk pembelaan tertulis selama dua minggu. “Mohon izin, kami minta waktu untuk pembelaan tertulis selama dua Minggu yang Mulia,” pinta Syamsoel kepada majelis hakim.

Kasus ini berawal saat terdakwa Mastur yang ditangkap Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, saat mengambil paket sabu dari Malaysia di sebuah jasa pengiriman di Bangkalan, pada 13 Februari lalu. Kepada polisi, Mastur mengaku bahwa sabu tersebut milik Umar Faruq adik kandungnya yang bekerja di Malaysia dan ia diminta mengambil barang haram tersebut dengan upah Rp 5 juta. [uci/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar