Hukum & Kriminal

Jadi Bengkel Dadakan, Pemilik Kendaraan Roda Dua Harus Ganti Standart di Polres Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Halaman Satlantas Polres Mojokerto menjadi bengkel dadakan. Ini setelah pemilik kendaraan roda dua yang akan mengambil kendaraannya diminta untuk mengembalikan bentuk kendaraanya seperti semula.

Puluhan kendaraan yang ditahan petugas Satlantas Polres Mojokerto dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Mereka terjaring razia balap liar dan knalpot brong. Kendaraan mereka diamankan karena rata-rata tidak memakai helm, knalpot brong dan ban kecil.

Puluhan kendaraan roda dua yang ditahan petugas beberapa waktu yang lalu tersebut, satu persatu mulai diambil pemiliknya. Mereka datang dengan membawa bukti hasil sidang dari Kejaksaan Negeri (PN) Mojokerto dan sejumlah perlengkapan kendaraan mereka.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengatakan, jika sidang pertama digelar PN Mojokerto, Kamis (26/5/2021). “Mereka sudah bisa mengambil kendaraan yang 14 hari yang lalu diamankan setelah mengikuti sidang di PN Mojokerto,” ungkapnya, Sabtu (29/5/2021).

Masih kata Kasat, puluhan kendaraan roda dua tersebut terjaring dari kegiatan penertiban yang digelar di kawasan wisata Trawas dan Pacet. Mulai dari razia balap liar maupun operasi knalpot brong dengan sejumlah pelanggaran.

“Rata-rata pelanggarannya, tidak menggunakan helm dan kendaraanya tidak memenuhi spektek standart. Seperti, penggunaan knalpot brong dan ban kecil, ini sangat membahayakan pengendara yang lain sehingga kita lakukan penindakan dengan menahan kendaraan dan memberikan tilang,” katanya.

Kasat menjelaskan, pemilik kendaraan roda dua tersebut bisa mengambil kendaraan jika bisa mengembalikan dalam kondisi semula. Yakni mengganti sesuai spektek. Namun bagi pemilik kendaraan yang tidak bisa mengembalikan bentuk kendaraanya seperti semula, maka kendaraan tetap ditahan.

“Untuk yang tidak bisa menstandartkan, kita tahan disini sampai dapat kembali seperti semula bentuknya. Tapi kalau bisa mengembalikan, kita izinkan diambil namun dengan menunjukan bukti hasil sidang. Kami menghimbau agar pengendara mentaati peraturan tentang berkendara di jalan raya,” ujarnya.

Kasat menghimbau, warga masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto untuk tetap mematuhi peraturan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar