Hukum & Kriminal

Jadi Ajang Pesta Sabu, Polisi Gerebek Rumah Service Elektronik di Jojoran

Ketiga tersangka mengenakan rompi tahanan usai diamankan petugas saat diperiksa di Mapolrestabes Surabaya, belum lama ini. (Istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Berkedok pusat servis elektronik, rumah di Jojoran III, Surabaya menjadi sasaran polisi belum lama ini. Rumah tersebut menjari sasaran polisi lantaran digunakan menjadi tempat pesta sabu.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, rumah servis tersebut adalah milik pengedar. Bahkan, pengedar ini menyediakan ruang reparasi elektro menjadi ruang pesta sabu.

“Jadi pengedar itu menyediakan ruang untuk menyabu. Rumah atau ruang itu berkedok tempat servis elektronik,” jelasnya kepada beritajatim.com, Rabu (10/2/2021).

Seperti yang dijelaskan Memo Ardian, dua pelanggannya diringkus anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya saat menggelar pesta sabu di rumah pengedar di Jalan Jojoran III.

Ketiganya kini mendekam di rumah tahanan Mapolrestabes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ketiga pelaku tersebut yakni Jemmi Indarko (38), warga Jalan Kalikepiting Jaya dan Hendra Efendi (47), warga Jalan Mars Surabaya. Sedangkan pengedarnya, Hanung Karno Wibowo (45), warga Jojoran III.
“Ketiganya kami tangkap saat pesta di rumah pengedar (Hanung, Red),” katanya.

Memo memaparkan, pengungkapan kasus ini setelah anggota di lapangan mendapatkan informasi peredaran narkoba yang dilakukan pengedar paket hemat ini. Menurut informasi, pelaku mengedarkan sabu namun lebih banyak di rumah Jalan Jojoran. Karena sempat mengintai beberapa waktu dan tak ada pergerakan mencurigakan, petugas pun mendalami rumah pelaku.

Benar, ternyata pengedar ini menyediakan tempat khusus untuk pesta sabu. Padahal di rumah Hanung ini, bertuliskan pusat service ponsel pintar berbagai jenis. “Jadi di rumah itu selain sebagai tempat usaha service elektronik HP juga dijadikan tempat nyabu yang diperuntukkan untuk pelanggannya,” bebernya.

Selain menangkap ketiga tersangka, polisi juga menemukan barang bukti seperangkat alat isap sabu, 1 plastik yang didalamnya diduga sabu dengan berat 0,30 gram, 1 pipet kaca yang didalamnya terdapat sisa sabu. Setelah terbukti, ketiga tersangka langsung digiring ke Mapolrestabes Surabaya guna diproses hukum.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar