Hukum & Kriminal

Istri Kedua Dokter Husnu Jombang: Demi Allah Saya Tidak Melakukan Pengeroyokan!

Istri kedua dokter Husnu, Anjarwati

Jombang (beritajatim.com) – Anjarwati (43) muncul dari pintu utama rumah, lalu duduk di kursi teras. Istri kedua dr Husnu Raji’in Sp.An ini membawa setumpuk kertas dan meletakkannya di atas meja. Salah satu kertas itu berisi catatan kronologi kejadian Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 18.30 WIB di rumahnya Jl Patimura Gang III Jombang, Jawa Timur.

Anjar mulai bercerita detik-detik kejadian itu, yakni ketika Ninik Pratiwi (41), istri ketiga dr Husnu, mendatangi rumah Anjar. Di depan rumah, Ninik sudah berteriak-teriak tak karuan. Saat itulah terjadi ketegangan antara Ninik dengan Husnu.

Ninik nekat menerobos masuk gerbang. Sempat dihalangi oleh dokter Husnu. Namun warga Perumahan Graha Yasmin, Kepuhkembang, Kecamatan Peterongan, Jombang, ini tetap saja masuk rumah. Keributan pun pecah. Dari gerbang rumah, cekcok antara keduanya bergeser ke ruang tamu.

“Tapi, demi Allah saya tidak melakukan pengeroyokan. Apa yang disampaikan Ninik itu tidak benar. Makanya ini saya luruskan. Saya tidak pernah memukul, tidak pernah menendang. Demikian juga dengan Pak Husnu. Tidak memukul, tidak menendang,” kata Anjar menceritakan peristiwa tersebut, Jumat (18/6/2021).

Anjar mengungkapkan, apa yang dibeberkan Ninik di sejumlah media banyak bohongnya. Ninik, menurut Anjar, memelintir fakta-fakta di lapangan. Wanita berjilbab ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat cekcok.

Karena cekcok yang terjadi itu hanya antara Ninik dengan dr Husnu. “Apa yang dilaporkan Ninik ke polisi itu bohong alias hoaks. Saya tidak terlibat dalam cekcok tersebut. Saya tidak melakukan pengeroyokan,” kata Anjar sembari mengatakan bahwa dirinya memiliki rekaman peristiwa itu.

Namun demikian, ibu empat anak ini mengaku siap jika dipanggil kepolisian guna dimintai keterangan. Karena Anjar yakin polisi obyektif dalam nenangani perkara. Apalagi, saksi dan bukti yang dimiliki Anjar juga sangat lengkap.

Sebenarnya, kata Anjar, Selasa (15/6/2021), dia dan empat anaknya hendak kembali ke Malang. Karena selama ini dirinya tinggal di Malang sembari menunggui anaknya yang kuliah. Tapi karena ada masalah tersebut, Anjar harus menunda rencana itu.

Anjar juga sudah capek dengan perkara-perkara yang berurusan dengan Ninik. Karena hal tersebut hanya menghabiskan energi. Tekad wanita kelahiran Kediri ini membesarkan anak-anaknya. Mendidik empat buah hatinya guna meraih cita-cita.

Walhasil, anak pertama dan kedua, Fira dan Sasa, sedang menempuh studi di Fakultas Kedokteran. Kemudian anak ketiganya, Hisyam, hendak masuk ke salah satu pesantren, sedangkan anak Anjar yang terakhir, Aisha Adreena Abdullah, menjadi youtuber.

“Saya menikah dengan Pak Husnu sudah 21 tahun. Dari pernikahan itu, dikaruniai empat anak. Makanya saya konsentrasi membesarkan mereka. Konsentrasi mendidik mereka. Alhamdulillah anak yang nomor satu dan dua, kuliah di Fakultas Kedokteran,” kata Anjar mengenang.

Seperti diberitakan sebelumnya, dr Husnu, Anjarwati, dan dua anaknya dilaporkan oleh Ninik Pratiwi ke Polres Jombang atas dugaan pengeroyokan. Laporan itu bernomor LP B/56/VI/Res.1.6/2021/ Reskrim / SPKT Polres Jombang, Selasa (16/6/2021). [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar