Hukum & Kriminal

Investasi Bodong Penggemukan Sapi Perah, Ada Potensi Tersangka Baru

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko (dok. beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Hingga saat ini, proses penyelidikan atas kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan investasi bodong penggemukan sapi perah terus bergulir. Polisi sudah menetapkan tiga tersangka, yakni Hadi Suwito dan Arie Setiawan yang merupakan direktur atau bendahara CV Tri Tunggal Jaya (TMJ) dan GS alias Ibrahim.
Petugas juga sudah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi. Mulai dari beberapa saksi korban investasi, karyawan CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) dan yang terbaru adalah perempuan cantik berinisial FO.

“Kami terus melakukan penyelidikan, yang terbaru meminta keterangan FO,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP. Maryoko, Rabu (26/2/2020).

Saksi FO ini merupakan istri siri dari tersangka GS, yang keberadaannya hingga saat ini belum diketahui. Namun, kata Maryoko saat ini pihaknya melakukan pengejaran terhadap tersangka yang diduga merupakan otak dibalik investasi bodong penggemukan sapi perah tersebut. Saat ditanya oleh awak media apakah FO bisa menjadi tersangka selanjutnya. Maryoko menjawab diplomatis, kata Dia pihaknya masih melakukan pendalaman terkait keterangan yang bersangkutan.

“Ada potensi menuju kesitu (tersangka), masih kami dalami apakah FO ini juga menggunakan uang investasi tersebut,” katanya.

Terkait dengan brankas milik CV TMJ yang diserahkan oleh penasehat hukum dari tersangka Hari Suwito dan Arie Setiawan, Maryoko mengaku belum bisa membuka brankas tersebut. Sebab pihaknya dan masih mencari password maupun kunci brankas itu. Dia menyebut jika nanti akan dibuka bersama dengan penasehat hukum para tersangka mengenai apa isi dari brankas tersebut.

“Dari kemarin brankas belum dibuka, masih dicari password maupun kuncinya. Jadi belum tahu isi-isinya apa,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar