Hukum & Kriminal

Inilah Sosok Korban Pembunuhan dan Pembakaran di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Korban pembunuhan yang ditemukan terbakar di area persawahan jagung di Dusun Manyar Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/5/2019), Eko Yuswanto (32) merupakan juragan rosokan (barang bekas).

Korban merupakan warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Beritajatim.com mencoba mendatangi rumah korban, namun istri dan dua anak korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk menjalani tes DNA.

Kerabat korban, Evi Lailatul Saidah (29) mengatakan, jika korban merupakan warga Magetan. “Aslinya Magetan tapi sudah lama kerja disini (pengepul rosokan, red) kemudian menikah dengan istrinya dan tinggal disini,” ungkapnya, Selasa (14/5/2019).

Korban menikahi Lailil Fitria (28) sekitar 10 tahun lalu dan dikarunia dua orang anak. Yakni Revania Giska Arnelita Syafitri (9) yang duduk di kelas II Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Meisya Dwi Ambar Sari (7) duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK).

“Dulu ikut orang tapi sekarang punya usaha sendiri, kulakan rosokan tapi dia beli rosokan sendiri. Tidak ada sopir jadi bawa mobil sendiri, biasanya ke Benowo dan sejumlah daerah di Kota Surabaya. Istrinya masih di RS Bhayangkara sama dua anaknya, katanya tes DNA,” katanya.

Masih kata Evi, kepastian jika mayat yang dibunuh dan dibakar tersebut setelah pihak istri memastikan di RS Bhayangkara, Senin (13/5/2019) malam. Meski pihak keluarga, berharap mayat tersebut bukan Eko yang menjadi juragan rosokan tersebut.

“Istrinya tadi malam dibawa untuk dilihatkan mayatnya, dia membenarkan tapi kalau keluarga berharap itu bukan dia. Tadi pagi dibawa polisi lagi ke Surabaya sama dua anaknya untuk tes DNA. Korban dikenali karena gigi Gisul, alis kiri ada bekas goresan dan brenggos,” jelasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar