Hukum & Kriminal

Inilah Oknum-oknum Habib di Balik Pembakaran Polsek Tambelangan

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah mengamankan beberapa tersangka, Polda Jatim berhasil mengungkap dalang atau aktor intelektual di balik pembakaran Mapolsek Tambelangan beberapa waktu lalu.

Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan dalam jumpa pers yang dilakukan di gedung Tribrata Mapolda Jatim. Kapolda menyatakan dalang dari pembakaran Polsek Tambelangan di Sampang adalah seorang habib inisial AK.

“Kami juga mendapatkan alat-alat komunikasi dari salah satu tersangka berinisial AK. Ini oknum habib. Ada habib inisial H. Lainnya inisial S, H, dan A. Ini aktor intelektualnya adalah habib AK. Dia yang merencanakan, dia menyiapkan segala macam,” ujar Kapolda.

Kapolda menambahkan, hingga malam kemarin Polda Jatim sudah mengamankan 6 tersangka dan memeriksa 17 orang saksi yang terkait dengan peristiwa.

“Ada Enam orang yang sudah diamankan, lima orang kami pastikan dalam sudah kami terbitkan surat penahanan. Yang satu orang masih didalami lagi. Dan saksi yang kami periksa totalnya ada 17 orang saksi yang terkait dengan peristiwa tersebut,” terangnya.

Adapun motif dari pembakaran mapolsek itu sendiri, menurut Kapolda Jatim, adalah rasa kecewa. “Motifnya adalah kekecewaan dari mereka yang ingin berangkat ke Jakarta pada 21 dini hari, Alhamdulilah TNI-Polri berhasil mengembalikan mereka ke rumahnya. Kedua, adanya kiriman video dari masyarakat Madura yang ada di Jakarta menyampaikan jika dirinya terkepung sehingga tidak bisa dikeluarkan. Jadi diviralkan dan jadi ramai sehingga menimbulkan sakit hati sehingga mereka melakukan pembakaran di Mapolsek,” terangnya.

Kapolda berharap para pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. “Ada lima orang lagi oknum habib yang akan kami tangkap. Tokoh agama di Sampang akan membantu proses kasus ini secara transparan. Kami juga berharap masyarakat Sampang yang terlibat menyerahkan diri,” pungkas kapolda.

Kasus ini sementara, pelaku akan dikenakan pasal perlapis yaitu pasal 200 KUHP dan pasal 187, dan pasal 170. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar