Hukum & Kriminal

Ini Tanggapan Mutiara City Soal Tuntutan Warga Mutiara Harum dan Regency

Sidoarjo (beritajatim.com) – Terkait aksi penolakan warga perumahan Pondok Mutiara Harum dan Mutiara Regency, yang nantinya akan satu pintu dengan perumahan Mutiara City, mendapat tanggapan dari pihak Mutiara City. Dhuhri Permata, perwakilan pihak Mutiara City mengaku akan menerima aspirasi atau tuntutan kedua warga perumahan tersebut.

Kata Dhuhri proyek itu bukan tiba-tiba ada dan dilakukan pembangunan. Lahan tersebut sudah dikuasau oleh pengembang, yakni Teguh Kinarto sudah lama, yakni ijin sudah dilakukan sejak tahun 2002. “Ijin sudah dikantongi pengembang sejak tahun 2002 silam,” tandasnya.

Pembangunan di bagian Mutiara ada tiga tahap. Pertama tahap Mutiara Harum, Mutiara Regency dan kini mulai tahap pengurukan untuk perumahan Mutiara City seluas 9,5 ha dan sudah mencapai 50 persen. “Saat ini tahap perumahan yang akan dibangun sekitar 300 unit rumah,” sebutnya.

Disinggung soal adanya mall dan apartemen, Dhuhri tidak akan adanya pembangunan gedung-gedung tersebut. Hanya saja, pihak Mutiara City menunggu perkembangan nantinya bunyi rencana tata ruangan wilayah (RTRW) yang ada. “Lihat perkembangan lah, saat ini tahap perumahan Mutiara City dulu,” tukasnya.

Masih menurut Dhuhri, konsep tahap tiga sudah dipersiapkan sejak awal. Buktinya untuk pagar tembok Mutiara Regency, tergolong dibangun secara sederhana karena nanti akan dibongkar untuk tembusan dengan dua kawasan mutiara di depannya.

“Dengan aspirasi kedua warga perumahan, tetap silaturrahmi dan pendekatan akan terus dilakukan oleh pihak Mutiara City,” jelasnya dengan tidak menampik pembangunan Mutiara City itu kerjasama antara dua pengembang. (isa/kun)






Apa Reaksi Anda?

Komentar