Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ini Motif Ibu Bunuh Anaknya di Simokerto Surabaya

AS (24) tega menghabisi sang buah hati

Surabaya (beritajatim.com) – Ari Sulistyo (24) tega menghabisi sang buah hati MTP (4) di kamar kos Jalan Sido Kapasan I dengan cara dibekap bantal hingga kehabisan nafas pada Selasa (9/11/2021). Dugaan sementara, korban emosi lantaran MTP masih sering BAB di celana dan iseng terhadap adiknya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana. Dihubungi Beritajatim via telepon, Mirzal menjelaskan MTP memang meninggal dalam kondisi yang tidak wajar.

“Tersangka sempat mengaku jika meninggalnya karena korban tidur telungkup, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan luka lebam di wajah bagian mulut kanan kiri, bagian tangan juga paha kiri kanan juga,” ujar Mirzal, Rabu (10/11/2021).

Ditanya perihal apakah tersangka mempunyai penyakit gangguan mental, Mirzal menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap informasi yang didapat.

“Masih kami dalami mas, kami libatkan psikolog juga,” imbuh Mirzal.

Diberitakan sebelumnya, Ari Sulistyo (24) ibu kandung dari MTP (4) bayi yang meninggal dibunuh di rumah Jl Sido Kapasan 1, Kecamatan Simokerto, Surabaya, diduga mengalami gangguan mental.

Informasi yang dihimpun dari tetangga korban yang ditemui beritajatim di Jalan Sido Kapasan Mustofa (46) mengatakan, Ari diduga mengidap gangguan kejiwaan. Hal tersebut diungkapkan oleh Mustofa karena acap kali melihat terduga pelaku tak punya tata-krama terhadap ibunya.

“Kelihatannya dia kena gangguan mental. Ibunya saja dipanggil ‘bro’ Mas,” ungkapnya

Selain itu, Ari sempat mengambil paksa balita tersebut dari tangan ibunya. Padahal, sedari kecil MTP hidup bersama neneknya usai berusia 35 hari. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar