Hukum & Kriminal

Ini Ancaman Tersangka Tabrak Lari di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Tersangka tabrak lari, Hendry Wibowo (40) warga Desa Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dijerat pasal berlapis. Pelaku akan ditahan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara jika korban dinyatakan mengalami luka berat.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby Muhammad Zulfikar mengatakan, tersangka dijerat dengan Pasal 312 Jo Pasal 310 Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). “Ancamannya 5 tahun penjara,” ungkapnya, Senin (5/8/2019).

Masih kata Kasat, jika korban tabrak lari mengalami luka ringan maka tersangka akan dikenakan Pasal 310 ayat (2) ancaman hukuman 1 tahun penjara. Jika korban mengalami luka berat, maka pelaku dijerat dengan Pasal 310 ayat (3) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Tersangka, hari ini masih di RS Rekso Waluyo Kota Mojokerto, korban juga di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari. Kondisi korban masih menunggu observasi dokter, kita tidak bisa langsung menyimpulkan. Kita masih menunggu korban sampai sehat,” katanya.

Setelah itu, lanjut Kasat, tersangka akan diperiksa sehingga tersangka tidak boleh pulang dulu sebelum petugas melakukan pemeriksaan. Penetapan tersangka setelah petugas memeriksa dua saksi yakni penjaga warung di dua warung berbeda yang ada di lokasi kejadian.

“Penetapan tersangka setelah kita periksa dua saksi yakni dua pekerja jaga warung, dua warung berbeda yang ada di TKP kecelakaan. Kedua saksi menyaksikan dan melihat bawah mobil warna putih menabrak dengan kronologi dan waktu sama,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar