Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ini Alasan Polda Jatim Terapkan Plat Kendaraan Dengan Warna Dasar Putih

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 200 ribu Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berwarna dasar putih dengan tulisan hitam diterima oleh Ditlantas Polda Jatim. Hal itu sebagaimana peraturan baru untuk mengganti pelat TNKB konvensional berwarna dasar hitam tulisan putih, menjadi berwarna dasar putih tulisan hitam.

Jumlah pasokan 200 ribu TNKB tersebut merupakan pasokan awal dari upaya sosialisasi perubahan aturan. Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin pada awak media.

“Perubahan warna pelat TNKB itu memudahkan mekanisme penegakkan hukum kedisiplinan berkendara di jalanan yang kini menerapkan sistem tilang elektronik atau lazim disebut Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” ujar Dirlantas, Jumat (5/8/2022).

Kamera ETLE secara statis di jalanan ataupun berbasis mobil Integrated Note Capture Attitude Record (INCAR) kurang maksimal merekam foto pelat nopol atau TNKB yang berwarna dasar hitam.

Pasalnya, sifat dasar dari kemampuan foto atau capture objek gambar yang digunakan oleh kamera ETLE tersebut, menggunakan teknologi automatic number rate recognition, yakni sebuah mekanisme perangkat lunak yang bertugas mencocokkan tampilan data tulisan pada pelat TNKB.

Dan mekanisme tersebut, berorientasi untuk menyerap tampilan gelap atau warna hitam. Otomatis alat kamera ETLE kurang maksimal dalam menyerap tampilan pada pelat TNKB berwarna dasar hitam. “(Pelat putih) kemungkinan tingkat kesalahannya lebih kecil dibandingkan kalau warna dasarnya hitam,” katanya.

Atas perubahan warna dasar pelat TNKB ini mantan Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri itu, menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir.

Perlihan warna dasar pelat itu akan terjadi secara alami, yakni menyesuaikan terhadap masa berlaku TNKB atau STNK lima tahunan pada setiap kendaraan milik masyarakat saat ini.

Kecuali, kendaraan keluaran tersebut. Pihak kepolisian akan memberikan pelat berwarna putih selama stok jatah pada sosialisasi tahap awal yang berjumlah 200 ribu pasang itu, masih mencukupi.

Sedangkan, kendaraan yang masih menggunakan pelat nopol warna dasar hitam berusia panjang dan aktif. Kombes Pol Taslim memastikan, pelat warna lawas tersebut tidak dikategorikan sebagai pelanggaran hukum. [uci/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar