Hukum & Kriminal

Ini Alasan Pengemudi Fortuner Tabrak Lari Lalu Kabur

Mojokerto (beritajatim.com) – Tersangka tabrak lari, Hendry Wibowo (40) warga Desa Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto kabur setelah terlibat kecelakaan di Jalan Pungging-Mojosari, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto karena panik.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby Muhammad Zulfikar mengatakan, kondisi tersangka saat ini masih di RS Rekso Waluyo, Kota Mojokerto. “Kondisi tersangka di RS karena luka memar dipukul atau diamuk massa yang tidak menerima dan tidak senang karena melarikan diri,” ungkapnya, Senin (5/8/2019).

Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal tersangka kabur karena panik karena tidak pernah berurusan dengan kecelakaan. Jika melihat benturan di mobil, Kasat memperkirakan, kecelakaan cukup keras. Terlihat adanya kerusakan roda empat ada di sebelah kanan depan termasuk bannya.

“Karena dilajukan terus sampai ban keluar kawat-kawatnya, motor korban juga mengalami kerusakan hampir 50 persen. Kita masih menunggu korban sampai sehat, setelah itu tersangka akan diperiksa. Jadi tersangka tidak boleh pulang dulu sebelum kami melakukan pemeriksaan,” katanya.

Kasat menjelaskan, yang memberhentikan adalah masyarakat setelah itu dibantu dengan petugas. Pasalnya, saat itu petugas mendapatkan informasi jika ada pelaku tindak pidana yang sudah akan diamuk oleh massa sehingga petugas mengeluarkan senjata.

“Tersangka sendiri masih dirawat di RS Rekso Waluyo karena keluhan memar luka, gigi, pelipis dan shock sehingga harus ada istirahat sesuai keterangan dokter sampai beberapa hari kedepan. Jika besok bisa diminta keterangan akan kita mintai keterangan,” jelasnya.

Kasat menambahkan, jika terlibat kecelakaan hal pertama yang harus dilakukan yakni membantu korban dan melapor ke pos polisi terdekat atau polres. Yang paling utama lagi, tegas Kasat, jika korban luka makan harus bantu antar ke RS.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar