Hukum & Kriminal

Ini Alasan Didirikannya LBH Satrya Yustisia Airlangga di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Satrya Yustisia Airlangga resmi didirikan. Berkantor di Jalan Surodinawan 39, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto didirikan untuk masyarakat tidak mampu atau miskin yang mempunyai masalah hukum.

“Sebelum kita mendirikan LBH ini, kita sudah konsultasi ke Kemenkumham. Di sana mendapatkan info bahwa di Mojokerto ini termasuk daerah yang kasusnya tinggi tetapi LBH nya kurang. Dan kebetulan teman-teman, dari 6 orang, 3 orang diantaranya domisili di Mojokerto,” ungkap, Direktur LBH Satrya Yustisia Airlangga, Dr Akmal Budianto, SH, MHum, MSi.

Plt Ketum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga menjelaskan, LBH Satrya Yustisia Airlangga merupakan tempat pengacara dan advokat menyatukan sikap, menyamakan visi dan misi untuk bisa berpartisipasi di tengah-tengah pembangunan. Khususnya dalam rangka memberikan bantuan terhadap masyarakat.

“Khususnya masyarakat tidak mampu karena LBH ini diniatkan untuk masyarakat tidak mampu, prodeo. LBH ini sudah mendapatkan SK Kemenkumham RI yakni Nomor : AHU-0001354.AH.01.07.Tahun 2021. Kami sekarang sudah beroperasi, bahkan kemarin sebelum diresmikan sudah ada klien yang datang,” katanya.


LBH Satrya Yustisia Airlangga didirikan berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2011. Masih kata Akmal, LBH Satrya Yustisia Airlangga siap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat. Baik hukum perdata maupun pidana. Yakni cukup dengan membawa keterangan tidak mampu.

“LBH ini didaftarkan di Kemenhub sehingga LBH ini akan menjadi bagian dari sistem pemerintahan untuk memberikan bantuan di bagian hukum. Yakni kepada masyarakat miskin. Prinsip kita terbuka, jika ada kasus di luar kriteria LBH tetap kita layani karena personel LBH adalah advokat secara mandiri bisa melayani di luar wilayah LBH,” ujarnya.

Menurutnya, LBH Satrya Yustisia Airlangga tidak hanya melayani masyarakat Mojokerto saja namun siapa saja di seluruh Indonesia. Di LBH Satrya Yustisia Airlangga ada sebanyak enam orang yakni Dr H Akmal Boediono SH, MHum, MSi, Robby Arif Abidin SH, Jaka Prima SH MH, Uslatun Hasanah SH, Arif Rahman SH dan M Haffidzul Umam SH.

“Juga ada pengawas, para legal. Harapannya, dengan didirikannya LBH ini dan disosialisasikan melalui bantuan teman-teman juga ke masyarakat luas. Kami siap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin secara gratis,” harapnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar